Berita Mukomuko
Pembanguan Jembatan Lubuk Selandak Mukomuko Bengkulu Dilanjutkan Tahun Ini
Usai terdampak efisiensi anggaran, pembangunan jembatan lubuk selandak Mukomuko Bengkulu dilanjutkan.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Hendrik Budiman
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Pembangunan jembatan Lubuk selandak di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu dilanjutkan di tahun 2025, setelah sebelumnya ditunda akibat efisiensi anggaran.
Kepala Dinas PUPR Mukomuko Apriansyah mengatakan, pihaknya beberapa waktu lalu melakukan koordinasi dengan Kementerian PUPR terkait hibah rangka baja yang diperuntukan untuk pembangunan jembatan tersebut.
“Memang sempat tertunda, namun minggu kemarin kami melakukan koordinasi dengan Kementerian PUPR terkait rangka baja yang ingin dihibahkan ke Mukomuko,” ungkap Apriansyah, saat diwawancarai Senin (21/4/2025).
Apriansyah mengatakan, dari koordinasi tersebut pihak Kementerian PUPR akan menunggu anggaran dari Kabupaten tersedian kembali.
Pasalnya, rangka baja jembatan ini dikhawatirkan akan dihibahkan ke Kabupaten lain.
“Jadi perintah dari pak Bupati kita untuk berkoodinasi dengan pihak Kementerian, agar mempertahankan rangka baja jembatan tersebut,” tutur Apriansyah.
Baca juga: Waka I DPRD Mukomuko Bengkulu Tampung Keluhan Guru soal Absensi Online-Iuran ke Dikbud
Dari hasil koordinasi ini, Apriansyah melaporkannya ke Bupati Mukomuko, Choirul Huda, kemudian anggaran untuk pengangkutan rangka baja itu kembali dianggarkan melalui APBD Perubahan 2025.
Anggaran yang dibutuhkan untuk mengangkut rangka baja ini diperkirakan Rp 600 juta.
"Harapannya proses pembahasan APBD-P 2025 ini bisa dipercepat, agar proses pengangkutan kerangka jembatan tersebut juga bisa segera dilakukan," jelas Apriansyah.
Selain itu, Apriansyah mengungkapkan meskipun pengangkutan rangka baha jembatan ini bisa dilakukan pada tahun 2025 ini.
Namun, pembangunan jembatan di Lubuk Silandak akan dilakukan pada tahun 2026 nanti.
"Pengangkutan dilakukan pada tahun 2025 ini, namun untuk pembangunan akan dilaksanakan di tahun 2026 nanti, karena penanggaran akan tersedia di tahun 2026,” kata Apriansyah.
Masyarakat diminta untuk lebih bersabar lagi terkait pembangunan jembatan tersebut, pihaknya juga mengetahui kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat di Desa Lubuk Selandak itu.
Seperti harus melintasi sungai untuk melakukan aktivitas sehari-hari, jadi masyarakat terisolir. Masyarakat juga harus memutar hingga 12 kilometer untuk ke jalan utama.
"Kami dari Pemerintah mengetahui kesulitan masyarakat di sana, untuk itu kami berupaya semaksimal dan sesegera mungkin membangun jembatan, masyarakat disana diminta untuk bersabar,” tutup Apriansyah.
| Penjelasan Kapolres soal Anggota Polisi Mukomuko Diduga Terlibat Pengeroyokan Pembalap Grasstrack |
|
|---|
| Kasus Dugaan Pengeroyokan Pembalap Grasstrack, Anggota Polisi di Mukomuko Diperiksa |
|
|---|
| Cegah Pencemaran dan Abrasi, Polres Mukomuko Inisiasi Gerakan Bersih Pantai |
|
|---|
| Kinerja Polres Mukomuko 2025: Kecelakaan Lalu Lintas Meningkat dan Penyelesaian 203 Perkara |
|
|---|
| Jelang Nataru 2025, Polres Mukomuko Sidak Pasar Cek Harga dan Kualitas Bahan Pokok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Pembangunan-Jembatan-Lubuk-Selandak-Mukomuko-Bengkulu-dilanjutkan.jpg)