Kamis, 4 Juni 2026

Antrean BBM di Bengkulu

Stok BBM di 2 SPBU Bengkulu Tengah Masih Aman, Antrean Masih Normal

Stok bahan bakar minyak (BBM) di dua SPBU yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah terbilang aman dan antrean kendaraan masih normal, (23/4/2025).

Tayang:
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
STOK BBM - Kondisi antrean kendaraan di SPBU Ujung Karang Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu tampak normal, Rabu (24/4/2025). Stok BBM di dua SPBU yang ada di Bengkulu Tengah terbilang aman dan antrean kendaraan masih normal, (23/4/2025). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Stok bahan bakar minyak (BBM) di dua SPBU yang ada di Kabupaten Bengkulu Tengah terbilang aman dan antrean kendaraan masih normal, (23/4/2025).

Kondisi ini berbanding terbalik dengan SPBU-SPBU yang ada di Kota Bengkulu.

Hal ini disebut merupakan dampak pendangkalan alur Pelabuhan Pulau Baai yang menyebabkan kapal pengangkut BBM tidak bisa keluar.

Warga Kota Bengkulu pun kesulitan untuk mendapatkan BBM terutama jenis Pertalite dan pertamax yang sempat kosong di sejumlah SPBU Kota Bengkulu.

Sementara itu, di dua SPBU yang ada di Desa Kembang Seri dan Desa Ujung Karang Bengkulu Tengah, antrean kendaraan paling banyak hanya 8 kendaraan.

Bahkan antrean pembelian pertalite di SPBU Kembang Seri hanya 4 sepeda motor saja.

Pengawas SPBU Ujung Karang, Arison menyebut, stok BBM saat ini masih aman dan mencukupi hingga dua hari.

"Stok kita masih aman, nanti malam masuk lagi untuk tambahan BBM dari Lubuklinggau," ujar Arison.

Pada hari ini (23/4/2025), stok BBM paling banyak di SPBU Ujung Karang yakni jenis bio solar dengan 24 ton liter, kemudian pertalite dengan 15 ton liter, pertamax dengan 6 ton liter, dexlite 1 ton liter dan pertamax turbo ada 1 ton liter.

"Dalam beberapa hari ini, pembeli yang datang juga masih normal-normal saja, tidak ada peningkatan yang signifikan, biasanya per hari pertalite biasa habis 10-13 ton liter," jelas Arison.

Diakui Arison, BBM jenis pertalite dan pertamax merupakan yang paling banyak diminati oleh pengendara.

"Stok biosolar kita masih banyak sekali, karena memang ada penurunan jumlah pembelian," ucap Arison.

Baca juga: Bupati Rachmat Riyanto Bawa Polemik HGU PT RAA Bengkulu Tengah ke Rapat Forkopimda

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved