Kamis, 4 Juni 2026

PSU Pilkada Bengkulu Selatan

Tim Suryatati-Ii Sumirat Akan Gugat Hasil PSU Pilkada Bengkulu Selatan ke MK

Tim pasangan calon nomor urut 02, Suryatati–Ii Sumirat, menyatakan akan menggugat hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Bengkulu Selatan ke MK.

Tayang:
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Ricky Jenihansen
Nur Rahma Sagita/TribunBengkulu.com
KONFERENSI PERS PASLON 02 - Keluarga tim 02 saat melakukan konferensi pers, Selasa (22/4/2025). Tim pasangan calon nomor urut 02, Suryatati–Ii Sumirat, menyatakan akan menggugat hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Bengkulu Selatan ke MK. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Tim pasangan calon nomor urut 02, Suryatati–Ii Sumirat, menyatakan akan menggugat hasil Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Bengkulu Selatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). 

Mereka menilai proses PSU dinodai oleh modus baru kecurangan yang dinilai membahayakan demokrasi dan secara signifikan memengaruhi elektabilitas paslon 02.

Hal ini disampaikan dalam konferensi pers pada Selasa, 22 April 2025.

Mereka menilai, modus baru tersebut merupakan peristiwa yang mengganggu proses demokrasi.

Padahal, pemilihan kepala daerah seharusnya menjadi proses yang damai, berkala, dan sesuai amanat demokrasi, yakni memilih pemimpin yang benar-benar merupakan kehendak rakyat.

Namun, menurut mereka, tidak semua proses dapat berjalan sebagaimana mestinya.

Selalu saja muncul modus-modus kecurangan yang semakin lama semakin berbahaya, dan kini muncul modus baru yang perlu segera diantisipasi oleh pemerintah.

“Jadi jika tidak ditindak, maka proses pilkada tidak akan sesuai dengan harapan kita bersama, terkait dengan modus baru pilkada yang lebih berbahaya. Baru-baru ini terjadi di PSU dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Selatan tahun 2025,” ujar Juru Bicara Tim Keluarga, Medio Yulistio, saat konferensi pers, Selasa (22/4/2025).

Dengan adanya PSU tersebut, pasangan calon nomor 02 mengalami perubahan formasi, dari semula Gusnan Mulyadi–Ii Sumirat, menjadi Suryatati–Ii Sumirat.

Namun, proses itu dinodai oleh kecurangan dengan modus baru yang disebut sangat mengancam demokrasi Indonesia.

“Paslon 02 yang kami ketahui memiliki elektabilitas yang tinggi dan mustahil bisa dikalahkan karena angka elektabilitasnya di angka 71 persen,” tegas Medio.

Medio menyebut, angka itu diperoleh dari berbagai lembaga survei yang mereka gunakan.

Ia juga menyatakan optimisme karena paslon 02 mendapat dukungan penuh dari Bupati Gusnan Mulyadi, yang sebelumnya juga mencalonkan diri bersama Ii Sumirat dan memperoleh suara terbanyak, yakni 37 persen, sementara paslon 03 memperoleh 35 persen suara.

Dukungan terhadap Suryatati–Ii Sumirat juga diperkuat oleh dukungan dari Agusrin Najamudin (mantan Gubernur Bengkulu) dan Dirwan Mahmud (mantan Bupati Bengkulu Selatan).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved