Berita Bengkulu
50 Ribu Hektare Lahan di Bengkulu Tumpang Tindih dengan Program Folu Net Sink
Genesis Temukan 50 Ribu Hektare Lahan di Bengkulu Tunpang Tindih dengan Program Folu Net Sink
Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Beta Misutra
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Genesis Bengkulu menemukan seluas 50 ribu hektare lahan di Bengkulu ternyata tumpang tindih dengan program Folu Net Sink.
Program Folu Net Sink merupakan program inisiatif pemerintah Indonesia untuk mencapai kondisi sektor kehutanan dan penggunaan lahan lainnya (FOLU) menyerap lebih banyak karbon daripada yang dilepaskan ke atmosfer (emisi negatif) pada tahun 2030.
Tujuan dari program ini adalah untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dari sektor ini dan berkontribusi pada target emisi nasional.
Dari Rencana kerja Folu Net Sink 2030 di 28 provinsi Indonesia termasuk Bengkulu cakupan luasan wilayahnya mencapai 77.787.880 juta hektare, yang dibagi ke dalam 12 arahan pelaksanaan mitigasi.
Dalam perencanaan tersebut, Provinsi Bengkulu menjadi salah satu wilayah kerja untuk pelaksanaan rencana kerja Folu Net Sink 2030, dengan luas wilayah kerja mencapai 364.167 hektare.
"Dari analisis Genesis Bengkulu hampir sekitar 50.000 hektar wilayah areal target Folu Net Sink di Bengkulu tumpang tindih dengan izin pertambangan emas dan perizinan berusaha pemanfaatan hutan (PBPH)," ungkap Menejer Riset dan Kampanye Perkebunan Genesis Bengkulu Rahmat Novan Ismadi.
Untuk wilayah di Provinsi Bengkulu yang masuk dalan program Folu Net Sink di Provinsi Bengkulu di antaranya di Kabupaten Mukomuko, Kabupaten Bengkulu Utara, Kabupaten Seluma, Kabupaten Bengkulu Selatan, dan Kaur.
Namun dari wilayah-wilayah tersebut Genesis memberikan 2 sampel wilayah yang membuat mereka cukup pesimis jika Folu Net Sink 2030 dapat terwujud di Bengkulu.
Pertama yaitu di Kabupaten Seluma yang menurut mereka program Folu Net Sink tumpang tindih dengan area izin tambang emas milik PT ESDMu.
Saat ini PT ESDMu telah meningkatkan izinnya dari ekporasi ke operasi produksi seluas 24.800 hektare dari sebelumnya 5.200 hektar.
Selain di Seluma Genesis juga melakukan pengkajian di wilayah Bengkulu Utara yaitu pada PT API yang merupakan perusahaan perizinan berusaha pemanfaatan hutan (PBPH) di hutan alam.
Salah satu yang membuat program Folu Net Sink di Provinsi Bengkulu sulit dilaksanakan adalah karena adanya degradasi yang terjadi lahan PT API.
Selah satunya yaitu terkait dengan adanya sebagaian wilayah PT API yang sudah dikuasai masyarakat dan sudah berubah menjadi perkebunan kelapa sawit.
"Dengan adanya hal-hal teraebut menurut kita mustahil untuk mencapai Folu Net Sink di Provinsi Bengkulu," kata Rahmat.
Baca juga: Pilih Bongkar Sendiri atau Diratakan, Warem Coreng Citra Wisata Pantai Panjang Bengkulu
| Rutan Manna Gelar Simulasi Kebakaran, Pegawai Dilatih Evakuasi dan Penggunaan APAR |
|
|---|
| 136 Paket Bantuan Atensi Mulai Disalurkan Dinsos Bengkulu Selatan, Tahap Awal Sasar 5 Kecamatan |
|
|---|
| Pendidikan dan Kesehatan di Kota Bengkulu Alami Deflasi pada Mei 2026 |
|
|---|
| Camat Seginim Ngamuk di SMPN 1 Bengkulu Selatan, Dikbud Sebut Error Sistem Tidak Rugikan Siswa |
|
|---|
| Stok Berlimpah, Harga Cabai di Bengkulu Tengah Turun hingga Rp 45 Ribu per Kilogram |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Genesis-2025.jpg)