Senin, 20 April 2026

Viral di Media Sosial

Alasan Lucas Valentino dan Khamila Djibran Nekat Jadi Joki UTBK SNBT, Ternyata Ada Sindikat

Nama Lucas Valentino dan Khamila Djibran mendadak menjadi sorotan publik karena nekat menjadi joki dalam ujian UTBK SNBT.

YouTube SNPMB dan Instagram Khamila Djibran
JOKI UTBK SNBT - Kolase kartu ujian dengan foto Lucas Nainggolan (kiri) dan sosok diduga Khamila Djibran (kanan). menjadi sorotan publik karena nekat menjadi joki dalam ujian UTBK SNBT. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Nama Lucas Valentino dan Khamila Djibran mendadak menjadi sorotan publik karena nekat menjadi joki dalam ujian UTBK SNBT.

Disinyalir, keduanya tidak hanya nekat menjadi joki karena iming-iming bayaran tinggi, namun juga terlibat jaringan sindikat teroganisir.

Pihak penyelenggara menduga bahwa keduanya bukan pelaku tunggal, melainkan bagian dari kelompok yang sudah lama menjalankan praktik curang dalam seleksi masuk perguruan tinggi negeri.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Eduart Wolok menjelaskan, foto Lucas  terpasang di empat kartu ujian peserta UTBK 2025.

Lucas terlihat hanya mengubah gaya rambutnya guna mengelabui petugas ujian di Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung.

"Ini yang kita dapatkan terkait joki. Ada 4 kartu peserta dengan satu foto yang dimainkan dengan AI (Artificial Intelligence)."

"Dirubah tingkat kemiripannya. Nama asli jokinya Lucas Valentino Nainggolan."

"Peserta yang dijoki sementara 4 orang. Kami sebut kan sebanyak 4 orang karena memang masih kami lacak (pengganti peserta lainnya)," papar Eduart, dikutip dari kanal YouTube SNPMB ID, Kamis (1/5/2025). 

Eduart melanjutkan, pihaknya juga berhasil mendapati joki peserta UTBK 2025 lain bernama Khamila Djibran.

Ia melakukan modus yang sama dengan mengubah foto peserta ujian.

"Ada dua peserta dijoki oleh Khamila Djibran dan Healthy Febrian Jessica," papar Eduart.

Eduart dalam kesempatannya sangat menyayangkan aksi joki di UTBK 2025.

Semua tidak lepas dari dinamika ujian lebih tinggi daripada tahun-tahun sebelumnya.

"Karena dari tahun ke tahun wanita semakin memperketat dan peningkatan standarisasi SOP kami. Sehingga bisa mendeteksi kecurangan dan lain sebagainya," tegas Eduart.

Eduart juga menyampaikan, pihaknya berpotensi memeriksa peserta UTBK yang kini sudah duduk di bangku kuliah.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved