Rabu, 27 Mei 2026

Berita Bengkulu

Disnakeswan Bengkulu Periksa 33 Ekor Sapi Kurban Jelang Idul Adha 2025

Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, gencar melakukan pemeriksaan kesehatan sapi di sejumlah peternakan.

Tayang:
Aghisty Firan Marenza/TribunBengkulu.com
PEMERIKSAAN HEWAN KURBAN- Dinas Peternakan Keswan Provinsi Bengkulu, saat melakukan pemeriksaan, Senin (5/5). Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu, gencar melakukan pemeriksaan kesehatan sapi di sejumlah peternakan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Aghisty Firan Marenza 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Bengkulu melakukan pemeriksaan kesehatan sapi di sejumlah peternakan.

Hal itu dilakukan demi menjamin kesehatan dan kualitas hewan ternak jelang Idul adha 2025.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi M. Syarkawi menjelaskan, pentingnya pemeriksaan hewan kurban sebelum dipotong. 

Pihaknya juga akan mengecek kondisi kesehatan hewan kurban untuk melihat apakah ternak tersebut tidak cacat.

"Pada prinsipnya, hewan kurban harus memenuhi syarat sempurna, baik dari segi fisik maupun usia. Kami sudah melakukan pemeriksaan usia hewan-hewan ini, dan patokannya adalah jika hewan tersebut sudah berganti sepasang gigi, itu berarti ia sudah mencapai umur 2 tahun. Ini merupakan persyaratan mutlak," ungkap M. Syarkawi, Senin (5/5/2025).

Selain mengamati usia, kelengkapan organ-organ hewan menjadi perhatian utama. 

"Kami mengecek organ-organ penting seperti testis, telinga, dan tanduk. Semuanya harus dalam kondisi utuh dan normal. Misalnya, testis harus seimbang, dan telinga harus bebas dari robekan yang signifikan," tambahnya.

Ia juga menekankan, hewan-hewan kurban harus dalam keadaan sehat, terutama pada postur tubuh hewan tersebut.

"Kami memeriksa postur tubuh hewan-hewan ini dan melihat kualitas bulunya. Jika bulunya cerah dan tidak menunjukkan tanda-tanda kekurangan gizi, itu adalah indikasi bahwa hewan tersebut sehat. Kami berharap masyarakat dapat memilih hewan kurban yang benar-benar berkualitas baik," jelasnya.

Petugas yang memeriksa mencatat bahwa rata-rata berat sapi yang disediakan untuk kurban mencapai lebih dari 80 kg.

"Ini menunjukkan bahwa hewan-hewan ini siap dan layak untuk dikurbankan," tutup M. Syarkawi.

Setelah dilakukan pemeriksaan, pihaknya tidak menemukan penyakit pada hewan kurban.

Demi menjamin kesehatan dan kualitas hewan ternak, Dinas Peternakan menurunkan 10 orang yang beranggotakan dua orang dokter.

Terpisah, Sadiman selaku peternak di Kelurahan Tebeng, mengatakan, peternakannya telah menyediakan sekitar 33 ekor sapi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved