Berita Bengkulu Tengah
Sidak Kantor OPD, DPRD Bengkulu Tengah Temukan Ruangan Terkunci hingga Kartu Remi
DPRD Bengkulu Tengah Inspeksi Mendadak (sidak) sekaligus monitoring ke sejumlah kantor OPD, Jumat (9/5/2025) siang.
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - DPRD Bengkulu Tengah Inspeksi Mendadak (sidak) sekaligus monitoring ke sejumlah kantor OPD, Jumat (9/5/2025) siang.
Monitoring ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Bengkulu Tengah Fepi Suheri bersama perwakilan dari setiap komisi, baik itu komisi satu, komisi dua dan komisi tiga.
Dari pantauan TribunBengkulu.com, sidak kali ini dimulai dari kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) lalu ke Dinakertrans.
Selanjutnya ke kantor BKPSDM, kantor Dinas Kesehatan, kantor Dinas Pertanian dan terakhir di Sekretariat DPRD (Setwan) Bengkulu Tengah.
Dari hasil sidak tersebut, didapati sejumlah kantor OPD tampak kosong dan hanya ada segelintir PNS dan honorer saja yang berada di kantor.
Bahkan, terdapat sejumlah ruangan bidang di OPD yang kosong sepenuhnya dan bahkan sudah terkunci padahal masih dalam jam kerja.
Mirisnya lagi, anggota dewan yang melakukan sidak menemukan kartu remi di atas meja yang kerap dimainkan para PNS.
Ketua DPRD Bengkulu Tengah Fepi Suheri mengungkapkan, sidak kali ini merupakan bentuk respon DPRD atas laporan masyarakat yang dalam beberapa waktu terakhir mencuat terkait adanya PNS yang hanya absen saja namun kemudian pergi.
"Hari ini kita melakukan monitoring ke beberapa kantor OPD, dan kita temukan banyak oknum ASN yang mangkir kerja dan hanya absen saja, tadi kita lihat langsung fakta di lapangan," ujar Fepi.
Menurutnya, monitoring kali ini memang dilakukan secara mendadak dan tidak direncanakan sama sekali, anggota DPRD yang melakukan monitoring ini kebetulan datang ke kantor dan ikut melakukan pengecekan.
"Tadi kita lagi di kantor kebetulan perwakilan setiap komisi hadir, makanya kita langsung melakukan monitoring ini, apalagi hari ini hari jumat sebelum ada long weekend, biasanya banyak ASN yang absen saja, maka kita langsung turun," beber Fepi.
Dengan temuan ini, DPRD Bengkulu Tengah meminta Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto untuk segera melakukan evaluasi dan mendisiplinkan para ASN yang tidak bekerja sepenuh hati.
"Pak bupati tolong ini anak buahnya ditertibkan, banyak yang hanya absen saja ini, kami lihat tadi setwan, disnaker dan dinas pertanian yang paling banyak kosong orangnya, bila perlu TPP-nya dipotong," ucapnya.
Ketua Komisi III DPRD Bengkulu Tengah Arsyad Hamzah menambahkan, perlu adanya sistem yang lebih baik untuk mendisiplinkan para ASN Bengkulu Tengah ini.
| Warga Penanding Bengkulu Tengah Dukung Langkah Kodim, Jembatan Permanen Tetap Jadi Harapan |
|
|---|
| Awasi Harga TBS, Pemkab Bengkulu Tengah Akan Datangi Seluruh Pabrik Sawit |
|
|---|
| Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Penanding Bengkulu Tengah Masuk Kajian Kodim 0407/Bengkulu |
|
|---|
| Groundbreaking Jembatan Garuda Tahap V dan VI Dimulai, Taba Pasmah Bengkulu Tengah Jadi Prioritas |
|
|---|
| Stok Berlimpah, Harga Cabai di Bengkulu Tengah Turun hingga Rp 45 Ribu per Kilogram |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Sidak-Kantor-OPD-DPRD-Bengkulu-Tengah-Temukan-Ruangan-Terkunci-dan-ASN-Mangkir-Kerja.jpg)