Selasa, 5 Mei 2026

Ledakan Amunisi di Garut Makan Korban

Pengurus Desa Bantah Warganya Mulung Sisa Ledakan Amunisi Hingga Sebabkan Tewas

Pengurus Desa Sagara bantah warganya mulung sisa ledakan amunisi hingga sebabkan tewas.

Tayang:
Editor: Yuni Astuti
Tangkapan Layar
LEDAKAN AMUNISI - Rustiawan sebelum tragedi ledakan maut di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (12/5/2025). Pengurus Desa bantah warganya mulung sisa ledakan amunisi, Selasa (13/5/2025). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Pengurus Desa bantah warganya mulung sisa ledakan amunisi hingga sebabkan tewas.

Doni David, aparatur Desa Sagara Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat membantah warga memulung sisa ledakan saat pemusnahan amunisi kedaluwarsa TNI pada Senin (12/5/2025).

Donni David mengatakan jika TNI memang kerap melibatkan warga dalam pemusnahan amunisi kedaluwarsa tersebut.

Hal ini bermula ketika Doni menanggapi video yang berdurasi 44 detik yang menampilkan korban Rustiawan.

Rustiawan terlihat memegangi dan memeriksa objek yang tampak seperti amunisi atau proyektil.

Ia duduk di tanah dengan posisi membungkuk. Dia mengenakan pakaian lengan panjang bermotif loreng abu-abu.

"Masyarakat memang dilibatkan dalam proses itu, bukan hanya menggali lubang, tapi dari mulai memilah hingga menyusun," ujar Doni kepada Tribunjabar.id, Selasa (13/5/2025).

Ia menuturkan, sejumlah warga selama ini memang dipercaya membantu TNI dalam setiap proses pemusnahan.

Doni menegaskan, kabar yang beredar soal korban tewas akibat memulung sisa ledakan merupakan informasi yang keliru.

Dia menyebut selama ini warga memang dipercaya oleh TNI untuk membantu proses pemusnahan.

"Kami dari pemerintahan desa tidak menerima warga kami dianggap memulung, tidak mungkin memulung karena lokasi tersebut dijaga ketat. Apalagi saat kejadian kan anggota TNI juga jadi korban," ungkap dia.

Doni menjelaskan bahwa saat ini pihak keluarga masih menunggu proses identifikasi yang dilakukan di RSUD Pameungpeuk. Rencananya sembilan korban sipil akan disemayamkan hari ini di rumah duka.

"Kami turut berduka cita atas kejadian ini, semoga amal ibadah pada korban diterima di sisi Allah," ungkapnya.

Baca juga: Alasan Warga Mulung Sisa Pemusnahan Amunisi di Garut Berujung Tewas, Kuningan Harganya Fantastis

Penjelasan TNI

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Mayjen Kristomei Sianturi, menyebut sejumlah warga itu berada di sekitar lokasi pemusnah bom awalnya.  

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved