Senin, 8 Juni 2026

Viral di Bengkulu

Heboh Kursi dan Meja Pedagang Danau Dendam Dirusak, Wali Kota Bengkulu Dedy: Bukan Pemerintah

Viral di Media Sosial (Medsos), kursi dan meja para pedagang Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) Kota Bengkulu berhamburan hingga masuk danau.

Tayang:
Editor: Yunike Karolina
Jiafni Rismawarni/TribunBengkulu.com
PENATAAN PEDAGANG - Viral kursi dan meja pedagang Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) Kota Bengkulu berhamburan hingga masuk danau. Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi menegaskan kejadian itu bukan perbuatan pemerintah. 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Viral di Media Sosial (Medsos), kursi dan meja pedagang Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) Kota Bengkulu berhamburan hingga masuk danau.

Peristiwa itu terjadi usai Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengunjungi Danau Dendam Tak Sudah.

Sehingga ada yang mengaitkan hal tersebut dengan kebijakan penertiban dan penataan pedagang di kawasan wisata oleh wali kota.

Mendapat kabar ini, Wali Kota Dedy kaget. Ia mengatakan sama sekali tidak tahu siapa pelaku yang membuat kursi dan meja itu berhamburan. 

Ia juga menegaskan, tidak pernah meminta Satpol PP atau pihak manapun untuk melakukan hal tersebut.

Pada saat mengunjungi DDTS, Dedy hanya meminta para pedagang menjaga kawasan danau sehingga bersih dan ramai pengunjungnya

Dedy meminta pedagang untuk tidak memaksa membeli dagangan mereka, jika pengunjung hanya mau duduk menikmati keindahan Danau Dendam Tak Sudah.

Untuk lebih meyakinkan pengunjung, pedagang diminta menempelkan tulisan jika pengunjung gratis untuk bersantai di area ini.

Dengan langkah tersebut, wali kota berharap para pengunjung danau merasa nyaman, pengunjung semakin ramai, dan pedagang juga akan mendapatkan berkah karena akan semakin banyak orang belanja.

Sekali lagi mengenai kejadian ini, wali kota menegaskan, hal itu bukanlah tindakan Pemerintah Kota Bengkulu melainkan oknum yang sengaja membenturkan pemerintah dengan para pedagang.

"Ini ada pihak-pihak yang ingin membenturkan antara pedagang dengan pemerintah. Tiba-tiba kursi, meja sudah berhamburan. Kita tidak tahu siapa yang melakukannya itu," ujar Dedy dikutip dari rilis Kominfo Kota Bengkulu yang diterima TribunBengkulu.com, Minggu (18/5/2025).

Nampaknya ini sengaja ada pihak yang ingin menjatuhkan wali kota. Membangun narasi yang sama sekali tidak benar. Kejadian ini diduga malam hari. "Ini Fitnah, kita (pemerintah) tidak ada seperti itu," lanjut Dedy.

Dedy menjelaskan, memang saat ini pemerintah kota sedang melakukan penataan wisata.

Hanya saja tidak dengan cara menghamburkan kursi atau meja pedagang.

Pemerintah selalu mengutamakan tindakan persuasif dan humanis serta memberikan imbauan kepada para pedagang.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved