Viral di Bengkulu
Heboh Kursi dan Meja Pedagang Danau Dendam Dirusak, Wali Kota Bengkulu Dedy: Bukan Pemerintah
Viral di Media Sosial (Medsos), kursi dan meja para pedagang Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) Kota Bengkulu berhamburan hingga masuk danau.
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Viral di Media Sosial (Medsos), kursi dan meja pedagang Danau Dendam Tak Sudah (DDTS) Kota Bengkulu berhamburan hingga masuk danau.
Peristiwa itu terjadi usai Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengunjungi Danau Dendam Tak Sudah.
Sehingga ada yang mengaitkan hal tersebut dengan kebijakan penertiban dan penataan pedagang di kawasan wisata oleh wali kota.
Mendapat kabar ini, Wali Kota Dedy kaget. Ia mengatakan sama sekali tidak tahu siapa pelaku yang membuat kursi dan meja itu berhamburan.
Ia juga menegaskan, tidak pernah meminta Satpol PP atau pihak manapun untuk melakukan hal tersebut.
Pada saat mengunjungi DDTS, Dedy hanya meminta para pedagang menjaga kawasan danau sehingga bersih dan ramai pengunjungnya
Dedy meminta pedagang untuk tidak memaksa membeli dagangan mereka, jika pengunjung hanya mau duduk menikmati keindahan Danau Dendam Tak Sudah.
Untuk lebih meyakinkan pengunjung, pedagang diminta menempelkan tulisan jika pengunjung gratis untuk bersantai di area ini.
Dengan langkah tersebut, wali kota berharap para pengunjung danau merasa nyaman, pengunjung semakin ramai, dan pedagang juga akan mendapatkan berkah karena akan semakin banyak orang belanja.
Sekali lagi mengenai kejadian ini, wali kota menegaskan, hal itu bukanlah tindakan Pemerintah Kota Bengkulu melainkan oknum yang sengaja membenturkan pemerintah dengan para pedagang.
"Ini ada pihak-pihak yang ingin membenturkan antara pedagang dengan pemerintah. Tiba-tiba kursi, meja sudah berhamburan. Kita tidak tahu siapa yang melakukannya itu," ujar Dedy dikutip dari rilis Kominfo Kota Bengkulu yang diterima TribunBengkulu.com, Minggu (18/5/2025).
Nampaknya ini sengaja ada pihak yang ingin menjatuhkan wali kota. Membangun narasi yang sama sekali tidak benar. Kejadian ini diduga malam hari. "Ini Fitnah, kita (pemerintah) tidak ada seperti itu," lanjut Dedy.
Dedy menjelaskan, memang saat ini pemerintah kota sedang melakukan penataan wisata.
Hanya saja tidak dengan cara menghamburkan kursi atau meja pedagang.
Pemerintah selalu mengutamakan tindakan persuasif dan humanis serta memberikan imbauan kepada para pedagang.
Viral di Bengkulu
berita viral di bengkulu
medsos
Dedy Wahyudi
Kota Bengkulu
Bengkulu
Danau Dendam Tak Sudah
Danau Dendam
| Buka Suara Kadis Koperasi UMKM Soal Parkir di Balai Buntar Bengkulu: Sudah Resmi Itu |
|
|---|
| Kisah Hidup Fitri, Gadis 27 Tahun di Desa Padang Tambak Bengkulu Tengah yang Dinikahi Kakek 73 Tahun |
|
|---|
| Alasan Ibu Bunga Fitri Restui Putrinya Dinikahi Kakek Usia 73 tahun, Bantah Karena Punya Utang |
|
|---|
| Sosok Sai'un Kakek Berumur 73 Tahun di Bengkulu Tengah Nikahi Fitri 27 Tahun Dari Perkenalan Singkat |
|
|---|
| 'Demi Allah Aku Rela', Ibu di Bengkulu Tengah Restui Putrinya Menikah dengan Kakek 73 Tahun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Dedy-Wahyudi-respon-PDAM.jpg)