Senin, 1 Juni 2026

Gempa Bumi Bengkulu 6 Magnitudo

Info Update Data Gempa Bumi 6.3 Magnitudo di Bengkulu, 192 Rumah dan 800 Jiwa Terdampak

Gempa M6,3 guncang Bengkulu, Jumat (23/5). 192 rumah rusak, 800 jiwa terdampak di 6 kecamatan. Tak berpotensi tsunami.

Tayang:
Penulis: Beta Misutra | Editor: Ricky Jenihansen
HO TribunBengkulu.com
KORBAN GEMPA - Tangkap layar video udara korban gempa magnitudo 6.3 di Bengkulu, Jumat (23/5/2025) siang. Gempa M6,3 guncang Bengkulu, Jumat (23/5). 192 rumah rusak, 800 jiwa terdampak di 6 kecamatan. Tak berpotensi tsunami. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,3 mengguncang wilayah barat daya Kota Bengkulu pada Jumat dini hari, 23 Mei 2025, sekitar pukul 02.52 WIB.

Informasi ini disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun resmi X (Twitter) pada pukul 02.58 WIB.

BMKG mencatat pusat gempa berada di koordinat 4,17 Lintang Selatan dan 102,17 Bujur Timur, tepatnya 43 kilometer barat daya Kota Bengkulu, dengan kedalaman hanya 10 kilometer. 

Meski gempa tergolong dangkal dan guncangannya terasa kuat, BMKG memastikan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Ratusan Rumah Rusak, 800 Jiwa Terdampak

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, gempa bumi ini menyebabkan kerusakan cukup signifikan. 

Data Dampak Gempa

  • 192 rumah mengalami kerusakan
  • 2 sekolah terdampak
  • 2 masjid rusak
  • 2 kantor camat terdampak
  • 2 fasilitas umum mengalami kerusakan
  • Total 800 jiwa terdampak akibat guncangan

Wilayah Terdampak

Ada enam kecamatan di Kota Bengkulu yang terdampak cukup parah, yaitu:

  • Kecamatan Selebar
  • Kecamatan Gading Cempaka
  • Kecamatan Teluk Segara
  • Kecamatan Singaran Pati
  • Kecamatan Kampung Melayu
  • Kecamatan Sungai Serut

Menurut Sekretaris BPBD Bengkulu, Khristian Hermansyah, meski kerusakan fisik cukup meluas, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa gempa ini.

"Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," jelas Khristian kepada wartawan, Jumat petang (23/5/2025).

Pemerintah daerah bersama instansi terkait saat ini sedang melakukan pendataan lanjutan dan penyaluran bantuan kepada warga terdampak. 

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan mengikuti arahan resmi dari BPBD dan BMKG.

"Tim masih bekerja, Pak Gubernur Helmi Hasan terus melakukan pemantauan ke beberapa titik lokasi," demikian Khristian. 

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Datangi Lokasi

Sementara itu, setelah gempa tersebut, Gubernur Bengkulu Helmi Hasan mendatangi lokasi rumah warga yang rusak akibat gempa.

Ia menyampaikan, Pemerintah Provinsi Bengkulu, berjanji akan segera memperbaiki, kerusakan rumah warga akibat bencana gempa bumi.

Helmi Hasan mengatakan, data yang masuk sementara terdapat 100 bangunan terdiri dari rumah dan tempat usaha yang mengalami kerusakan.

"Data sementara yang masuk 100 rumah dan tempat usaha rusak, tidak ada korban jiwa akibat bencana ini, cuma ada yang mengalami luka-luka," kata Helmi, Jumat (23/5/2025).

Ia menjelaskan, dari 100 rumah yang rusak, setengahnya mengalami kerusakan berat dan tidak bisa dihuni lagi, sedangkan setengahnya lagi mengalami kerusakan ringan.

"Itu rumah yang mengalami rusak berat atau tidak bisa dihuni lagi akan kita robohkan dan diganti dengan yang baru, sedangkan rusak ringan akan kita perbaiki," jelas Helmi.

Helmi mengungkapkan, meski banyak rumah yang mengalami rusak berat, tidak tidak ada korban jiwa hanya mengalami luka ringan dan telah diobati.

"Tadi rumah warga yang kita kunjungi telah kita berikan uang duka," tutup Helmi.

Helmi juga meminta kepada warga, agar tetap waspada dan tidak panik, bila terjadi bencana lagi segeralah menyelamatkan diri, terutama anak-anak dan orang tua.

Sebelumnya, gempa dengan kekuatan magnitudo 6,3, 43 kilometer barat daya Bengkulu, dengan kedalaman 10 kilometer pukul 02.52 WIB dini hari.

Wali Kota Bengkulu Siapkan Bantuan Darurat

Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, segera menginstruksikan seluruh jajarannya untuk melakukan pendataan cepat terhadap korban dan kerusakan.

Data terbaru dari BPBD Kota Bengkulu mencatat sebanyak 584 jiwa terdampak langsung akibat gempa, dengan 146 korban mengalami dampak secara fisik dan material. Tidak ada korban meninggal dunia.

"Kepada seluruh Kepala OPD, Bapak Camat dan Lurah. Mohon segera dilakukan pendataan dan kumpulkan informasi terkait dengan kerusakan rumah ataupun bangunan yang ada di Kota Bengkulu akibat gempa dini hari tadi," ujar Dedy, Jumat (23/5/2025).

Ia menegaskan bahwa bantuan tanggap darurat harus segera disiapkan dan disalurkan kepada warga yang terdampak.

"Untuk beberapa korban gempa yang membutuhkan bantuan mendesak, saya minta Kepala BPBD dan Dinas Sosial segera mempersiapkan bantuan tanggap darurat," tambahnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bengkulu, Wil Hopi, menambahkan bahwa dampak paling parah dirasakan di empat kecamatan, yaitu Selebar, Gading Cempaka, Teluk Segara, dan Singaran Pati.

"Di Kecamatan Selebar, dua kelurahan yaitu Betungan dan Pagar Dewa mengalami kerusakan cukup signifikan. Rumah warga dan fasilitas umum mengalami retak bahkan roboh di beberapa titik," jelas Wil Hopi.

Di Kecamatan Gading Cempaka, kerusakan tercatat di kawasan Jalan Gedang, sementara di Teluk Segara, pemukiman warga di Kelurahan Pintu Batu juga terdampak. 

Di Singaran Pati, kerusakan terjadi pada Jembatan Kecil dan kawasan Lingkar Timur.

Secara keseluruhan, sebanyak 140 rumah warga mengalami kerusakan. 

Selain itu, satu masjid, dua sekolah, satu kantor camat, serta fasilitas umum seperti Balai Buntar juga turut terdampak.

Pemerintah Kota Bengkulu telah mendirikan tenda posko darurat dan melakukan pendataan secara cepat di lokasi terdampak.

"Pemerintah telah mendirikan tenda-tenda darurat serta melakukan pemetaan dan pengamanan lokasi gempa. Kami bekerja sama dengan unsur TNI, Polri, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan lainnya untuk penanganan cepat," tutur Wil Hopi.

Hingga kini, tim gabungan dari berbagai unsur terus bergerak melakukan koordinasi dan pendataan dampak gempa tersebut.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved