Kelangkaan BBM di Bengkulu
BBM Langka di Bengkulu, Gubernur Helmi Hasan Surati Pertamina
Gubernur Helmi Hasan menyurati Pertamina sebagai upaya mengatasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bengkulu.
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Gubernur Helmi Hasan menyurati Pertamina sebagai upaya mengatasi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bengkulu.
Surat dengan Nomor: B.500.10/6S'8/ESDM/"025 ditujukan ke Executive GM Regional Sumbagsel PT Pertamina Patra Niaga.
Berisi hal permintaan kepada PT Pertamina Patra Niaga untuk melakukan langkah-langkah strategis dalam mengatasi antrean BBM di Kota dan Kabupaten se Provinsi Bengkulu:
Menindaklanjuti rapat Bersama antara Pemerintah Daerah dan PT.Pertamina Patra Niaga dan sehubungan dengan kondisi terkini adanya antrean BBM di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kota dan Kabupaten se-Provinsi Bengkulu dan cenderung masyarakat menjadi panic buying, maka Gubernur meminta PT. Pertamina Patra Niaga agar dapat melakukan langkah-langkah strategis sebagai berikut :
- PT. Pertamina Patra Niaga diminta untuk Extra Droping /Kuota BBM baik yang subsidi maupun non subsidi di setiap SPBU yang ada di Kota dan Kabupaten se-Provinsi Bengkulu.
- PT. Pertamina Patra Niaga diminta melaporkan setiap kali mensupply BBM rutin dan Extra Droping ke masing-masing SPBU di Kota dan Kabupaten se-Provinsi Bengkulu kepada Pemerintah Daerah khususnya OPD terkait (Dinas ESDM Provinsi Bengkulu).
- PT. Pertamina Patra Niaga agar menerbitkan Surat imbauan atau Surat Edaran ke seluruh SPBU untuk melakukan pengaturan bagi kendaraan roda empat pengisian BBM untuk kendaraan roda empat maksimal 25 liter dan roda dua maksimal 5 liter per hari serta melarang pengisian berulang-ulang untuk nomor plat kendaraan bermotor yang sama.
- Menerbitkan Surat Himbauan atau Surat Edaran seluruh SPBU untuk melakukan pembatasan/pengaturan ulang jam operasional pada malam hari (maksimal sampai dengan pukul 22.00 WIB)
Baca juga: Langkah Gubernur Helmi Hasan Atasi Kelangkaan BBM di Bengkulu, Warga Antre Berjam-jam
Penyebab BBM Langka
Gubernur Bengkulu melalui juru bicaranya Zacky Antoni mengungkap penyebab kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Provinsi Bengkulu.
Pemicunya adalah terjadinya gangguan pada distribusi BBM dari Palembang menuju Depo Pertamina Lubuk Linggau.
Pada tanggal 17 Mei 2023, distribusi BBM dari Palembang – Lubuklinggau yang menggunakan jalur kereta api mengalami gangguan teknis.
Gangguan distribusi via kereta api tersebut mengakibatkan menipisnya stok BBM di Depo Pertamina Lubuk Linggau. Padahal distribusi BBM di Provinsi Bengkulu mengandalkan pasokan dari Depo Pertamina Lubuk Linggau.
Hal ini disampaikan perwakilan Pertamina dalam rapat bersama Pemprov dan Pemkot Bengkulu, Minggu (25/5/2025) kemarin.
Masih menurut keterangan pihak Pertamina Pulau Baai, pada tanggal 23 Mei 2025, sudah dilakukan upaya recovery untuk menormalkan kembali stok BBM di Lubuk Linggau.
Juru bicara Gubernur, Zacky Antony mengatakan bahwa setelah mendengar keterangan dari pihak Pertamina tersebut, gubernur bisa memahami.
Oleh karena itu, gubernur memprioritaskan untuk mencari solusinya. Bukan mencari siapa salah, siapa yang benar. Sebab, gangguan distribusi dari Palembang ke Lubuklinggau juga di luar kuasa Pertamina Pulau Baai.
“Pak Gubernur ingin agar solusi yang cepat untuk mengatasi kelangkaan BBM yang sudah terjadi bukan hanya di Kota Bengkulu, tapi juga di kabupaten-kabupaten. Rapat kemarin juga memutuskan Pemprov akan mengajukan penambahan kuota sesuai dengan kebutuhan berdasarkan jumlah kendaraan,” beber Zacky dikutip dari rilis yang diterima TribunBengkulu.com.
Seperti diketahui, selama ini suplai BBM menuju Depo Pertamina Pulau Baai mengandalkan jalur laut. Namun suplai ini mengalami kendala karena kapal tanker yang membawa BBM tidak bisa merapat di kolam pelabuhan akibat alur pelabuhan dangkal.
Untuk mengatasi hambatan suplai BBM dari jalur laut, pihak Pertamina Pulau Baai mengambil solusi alternatif suplai dari Depo Pertamina Lubuk Linggau melalui jalur darat.
Posisi saat ini, 85 persen suplai BBM ke Pertamina Pulau Baai berasal dari Depo Lubuk Linggau. Sisanya 15 persen lagi dibantu suplai dari Lahat, Jambi dan Lampung.
Ditambahkan Zacky, dalam rapat tersebut pihak Pertamina mengatakan akan memprioritaskan mengisi SPBU-SPBU yang kosong.
“Sambil menunggu recovery stok di Depo Linggau, pak Gubernur minta solusi Pertamina agar antrean bisa dibatasi. Dari solusi dari Pertamina mereka akan memprirotaskan pengisian di SPBU-SPBU yang kosong,” kata Zacky.
Batasi Pembelian
Pada bagian lain, Gubernur juga meminta agar ada kebijakan pihak SPBU untuk membatasi pembelian. Untuk kendaraan roda empat, misalnya, pembelian bisa dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas tangki.
“Pembatasan pembelian ini perlu dilakukan agar ada pemerataan. Karena yang antre sangat panjang. Kasihan yang sudah lama-lama antre, tapi tidak dapat. Harapan kita dengan dibatasi, penyaluran BBM bisa tersebar lebih merata,” tambah Zacky.
Pembatasan pembelian tersebut setidaknya perlu dilakukan sampaik situasi stok BBM normal kembali.
“Pihak Pertamina akan mengupayakan percepatan-percepatan. Sambil menunggu recovery stok dan distribusi, pembelian sebaiknya dibatasi hingga situasi sudah normal kembali. Tolong ini bisa dimaklumi,” tegas Zacky.
Kelangkaan BBM di Bengkulu
BBM Langka di Bengkulu
BBM Langka di Bengkulu Selatan
Bengkulu
pertamina
Gubernur Helmi Hasan
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan
Helmi Hasan
| Kelangkaan BBM di Bengkulu Semakin Parah, Antrean Kendaraan Mengular Sejak Pagi hingga Tengah Malam |
|
|---|
| Gubernur Bengkulu Batasi Pembelian BBM, Sebut Antrean Disebabkan Stok Depo Linggau Menipis |
|
|---|
| Langkah Gubernur Helmi Hasan Atasi Kelangkaan BBM di Bengkulu, Warga Antre Berjam-jam |
|
|---|
| Stok Pertamax di Pertashop Bengkulu Utara Sering Habis Sejak 2 Minggu Terakhir |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Gubernur-Helmi-Surati-Pertamina.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.