Kamis, 23 April 2026

Perampokan Sadis Satu Keluarga di Serang

SOSOK Wadison Biang Kerok Perampokan dan Pembunuhan Istrinya di Serang, Dikenal Pasangan Harmonis

Sosok Wadison Pasaribu (37) biang kerok perampokan dan pembunuhan istrinya sendiri, Petry Sihombing (35).

Editor: Rita Lismini
Tribun Banten
PEMBUNUHAN SERANG BANTEN - Foto Wadison yang menangis histeris di samping jasad istrinya, siapa yang menyangka dirinya lah yang merekayasa perampokan demi habisi nyawa istrinya, Rabu (4/6/2025). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Sosok Wadison Pasaribu (37) biang kerok perampokan dan pembunuhan istrinya sendiri, Petry Sihombing (35).

Petry ditemukan warga dalam kondisi tewas terikat dengan kondisi tengkurap di atas kasur. 

Siapa yang menyangka, Petry justru tewas di tangan suaminya sendiri karena terbakar api cemburu. 

Padahal selama ini keduanya dikenal sebagai pasangan yang harmonis. 

Selama ini Wadison diketahui bekerja di sebuah Koperasi Simpan Pinjam atau sering disebut bank Keliling di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten.

Sedangkan Petry Sihombing, istri korban hanya sebagai ibu rumah tangga yang menghuni rumah di Puri Anggrek Serang Blok G 10 Nomor 11. 

Nurdin tetangga korban mengatakan keduanya dikenal sebagai sosok yang baik dan akur dengan tetangga lain. 

Ia tak menduga bahwa nasib nahas akan menimpa keluarga tersebut.

"Selama ini korban akur akur aja dengan tetangga, sosoknya baik," ungkap Nurdin.

Hal yang sama diungkap oleh tetangga korban, Jansen Pasaribu menuturkan mereka dikenal sebagai sosok yang supel dan mudah bergaul dengan tetangga.

Menurut Jansen, pasangan suami istri Wadison Pasaribu dan Petry Sihombing sudah 8 tahun lebih tinggal di perumahan Puri Anggrek, Kota Serang.

Kendati demikian, kata Jansen, sang suami jarang ada di rumahnya lantaran bekerja sebagai pegawai bank keliling di wilayah Malingping, Lebak, Banten.

"Memang suaminya ini jarang ada di rumah, paling kalau pulang itu seminggu atau dua minggu sekali," tuturnya.

Jansen menuturkan, kondisi keluarga pasangan Wadison Pasaribu dan Petry Sihombing sebelum terjadinya peristiwa pembunuhan tersebut tidak ada keributan apapun.

Bahkan, kata Jansen, sehari-harinya terlihat rukun tidak pernah ada keributan atau masalah dengan lingkungan sekitar.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved