Jumat, 5 Juni 2026

Ustad Yahya Waloni Meninggal

Ustaz Yahya Waloni Sebelum Meninggal Sempat Berdiri di Khutbah Kedua & Ingatkan Pentingnya Bertauhid

Ustaz kelahiran Minahasa ini, terjatuh dan tak sadarkan diri usai duduk diantara khutbah kedua.

Tayang:
Editor: Hendrik Budiman
TribunBengkulu/TribunSumsel
USTAD YAHYA WALONI - Kolase foto Ustad Yahya Yahya Waloni saat menderita sakit (Kiri) dan keluarga yang berduka usai ditinggalkan (Kanan), Jumat (6/6/2025). Penyebab Ustad Yahya Yahya Waloni menghembuskan nafas terakhirnya sat menyampaikan khutbah kedua di mimbar Jumat Masjid Darul Falah, Minasa Upa, Gunung Sari, Rappocini, Makassar. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Sebelum Ustad Yahya Yahya Waloni menghembuskan nafas terakhirnya masih sempat berdiri menyampaikan khutbah kedua di mimbar Jumat Masjid Darul Falah, Minasa Upa, Gunung Sari, Rappocini, Makassar, Jumat (6/6/2025) siang.

Meski sempat dilarikan ke RS Bahagia yang berada 100 meter dari masjid, namun nyawa Ustad Yahya Waloni tidak bisa diselamatkan lagi. 

Baca juga: Perjalanan Hidup Ustad Yahya Waloni Meninggal Hari Ini, Dari Mantan Pendeta Hingga Jadi Ustad

Ustaz kelahiran Minahasa ini, terjatuh dan tak sadarkan diri usai duduk diantara khutbah kedua.

"Masih sempat berdiri, di khutbah kedua, dan ingatkan kita pentingnya bertauhid kepada Allah SWT," ujar Sekretaris Pengurus Masjid Darul Falah, Harfan Jaya Sakti (39), kepada wartawan melansir dari Tribuntimur, Jumat (6/6/2025).

Kronologi Meninggal

Diketahui, Ustaz Yahya Waloni meninggal saat khutbah kedua.

Ustad Dr HM Yahya Waloni Mth (55), meninggal di mimbar Jumat Masjid Darul Falah, Minasa Upa, Gunung Sari, Rappocini, Makassar, Jumat (6/6/2025) siang.

Kejadian ketika Ustaz Yahya Waloni meninggal terjadi begitu cepat.

Saksi mata menyebut, ustad terjatuh sebelum menyampaikan doa penutup khutbah kedua.

Seperyi diektahui jik Rukun khatib Jumat, ada dua khutbah. Khutbah pertama diakhiri dengan doa dan duduk sejenak.

Khutbah kedua, khatib berdiri san menegaskan ketakwaan, shalawat dan intisari khutbah sebelum doa penutup.

Ustad kelahiran Minahasa ini, terjatuh dan tak sadarkan diri usai duduk diantara dua khutbah.

"Masih sempat berdiri, di khutbah kedua, dan ingatkan kita pentingnya bertauhid kepada Allah SWT," ujar Sekretaris Pengurus Masjid Darul Falah, Harfan Jaya Sakti (39), kepada wartawan.

Harfan duduk di shaf pertama saat khutbah.

Dia jadi satu dari sekitar 200 jamaah sekaligus saksi mata, insiden wafatnya ustad Muallaf ini.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved