Sabtu, 6 Juni 2026

Kalender 2025

Kalender 2025: Tanggal 13 Juni Memperingati Hari Apa? Ada Hari Softball dan Hari Peduli Albino

Berikut ini beberapa peringatan yang diperingati setiap tanggal 13 Juni, salah satunya ada Hari Softball sedunia.

Tayang:
Editor: Yuni Astuti
Kemenag.go.id
KALENDER JUNI 2025 - Foto tangkapan layar kalender Juni 2025 yang diambil dari kemenag.go.id, Jumat (13/6/2025). Inilah beberapa peringatan yang diperingati setiap tanggal 13 Juni 

TRIBUNBENGKULU.COM - Mungkin kebanyakan masyarakat tidak begitu banyak yang tahu jika setiap hari ada peringatan penting di seluruh penjuru dunia.

Kebanyakan diantara kita hanya mengetahui peringatan-peringatan yang biasa diperingati di Indonesia.

Sepert halnya peringatan di tanggal 13 Juni.

Setiap tangal 13 Juni ada peringatan yang diperingati salah satunya Memperingati Hari Softball Sedunia.

Lantas selain hari softball sedunia? ada peringatan apalagi yang diperigati setiap tanggal 13 Juni?

Hari Softball Sedunia 

Hari Softball Sedunia diperingati setiap tanggal 13 Juni. Hari ini sudah ada sejak tahun 2005. Meskipun di Indonesia olahraga ini kurang populer namun di negara luar softball merupakan olahraga yang banyak digemari orang. 

Dalam merayakan hari ini, banyak orang memainkannya. Olahraga softball membutuhkan sembilan orang dalam satu tim. Ada dua tim yang memainkannya.  

Sebuah permainan softball biasanya memiliki tujuh inning. Setiap inning dibagi menjadi setengah bagian atas, di mana tim tamu memukul dan mencoba mencetak skor, sementara tim tuan rumah mencoba mencatat tiga out.

Baca juga: Kalender 2025: Tanggal 10 Juni 2025 Memperingati Hari Apa? Ada Peringatan Hari Media Sosial

Hari Peduli Albino Sedunia 

Setiap tanggal 13 Juni diperingati sebagai Hari Peduli Albino Sedunia. Hari ini ada untuk memberikan edukasi tentang penyakit bawaan yang bisa dialami siapa saja.  

Albino adalah kondisi yang terhitung langka namun dapat diturunkan secara genetik. Albino membuat orang yang memilikinya mengalami kurangnya pigmentasi sehingga warna rambut, kulit, dan mata yang cenderung memutih. 

Di beberapa negara, mayoritas penderita albino meninggal karena kanker kulit antara usia 30 dan 40 tahun. Meskipun sebetulnya kanker kulit dapat dicegah namun nyatanya tak mudah terhindarkan. 

Adanya hari raya ini juga diharapkan membuat orang saling peduli dan membantu para penderita albino dengan tidak membeda-bedakan mereka. 

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved