Sabtu, 6 Juni 2026

Berita Bengkulu

Sosialisasi Bahaya Angkutan Kendaraan Odol di Bengkulu, Wujudkan Program Zero Odol

Sosialisasi bahaya kendaraan Over Dimension Over Loading (Odol) di Ruas Jalan Tol Taba Penanjung-Bengkulu dan PT. Alamjaya Wirasentosa Depo Bengkulu.

Tayang:
Editor: Yunike Karolina
HO TribunBengkulu.com
SOSIALISASI BAHAYA ODOL - Kepala BPTD Kelas III Bengkulu Dinda bersama stakeholder terkait sosialisasi soal bahaya kendaraan Odol di Ruas Jalan Tol Taba Penanjung-Bengkulu dan PT. Alamjaya Wirasentosa Depo Bengkulu. 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Sosialisasi bahaya kendaraan Over Dimension Over Loading (Odol) di Ruas Jalan Tol Taba Penanjung-Bengkulu dan PT. Alamjaya Wirasentosa Depo Bengkulu.

Kegiatan sosialisasi itu dilaksanakan Kepala BPTD Kelas III Bengkulu Dinda, SE bersama stakeholder terkait yaitu Kepolisian Daerah Bengkulu, PT Jasa Raharja Cabang Bengkulu, Detasemen Polisi Militer II/1 Bengkulu dan Dinas Perhubungan Provinsi Bengkulu.

Sosialisasi diselenggarakan dalam rangka untuk mewujudkan program Zero Odol di Indonesia. 

Terdapat 3 (tiga) tahapan rencana penindakan kendaraan Odol yaitu Sosialisasi, Peringatan dan Penindakan.

Melalui sinergi lintas instansi diharapkan kesadaran terhadap bahaya kendaraan ODOL yang semakin meningkat dan kendaraan yang beroperasi di jalan sesuai standar teknis dan laik jalan. 

"Dalam rangka menekan angka pelanggaran Odol, BPTD Kelas III Bengkulu beserta stakeholder menggelar kegiatan sosialisasi," kata Dinda dikutip dari rilis yang terima TribunBengkulu.com, Jumat (13/6/2025).

Lanjutnya, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pelaku industri (pemilik barang) dan pelaku jasa (pemilik kendaraan).

Sebagai pihak terdepan dalam pendistribusian logistik barang umum maupun barang khusus sesuai dengan data sebaran komoditas yang paling sering berpotensi melakukan pelanggaran lalu lintas.

Sosialisasi ini dilakukan pemasangan spanduk di Jalan Tol Taba Penanjung-Bengkulu dan pemasangan stiker pada kendaraan truk yang telah disosialisasikan.

"Mari bersama kita wujudkan transportasi yang aman, tertib dan berkeselamatan. Bersama-sama berantas Odol demi keselamatan dan keberlanjutan jalan raya kita. Satu nyawa terlalu banyak. #KeselamatanJalanUntukIndonesia," imbuh Dinda.

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved