Joko Widodo

Bukan Sindrom Stevens Jhonson, Kondisi Tak Lazim Jokowi Kini Disebut Sakit Berat Autoimun Agresif

Wajah bengkak dan tonjolan di perut Jokowi saat ultah ke-64 picu spekulasi. Dokter Tifa sebut kemungkinan alami autoimun agresif, bukan Sindrom SJS.

Ist
JOKO WIDODO - Kolase foto kondisi tubuh penderita autoimun (kiri) dan Jokowi saat merayakan ultah ke 64 di Solo, Sabtu (21/5/2025). Wajah bengkak dan tonjolan di perut Jokowi saat ultah ke-64 picu spekulasi. Dokter Tifa sebut kemungkinan alami autoimun agresif, bukan penyakit langka. 

TRIBUNBENGKULU.COM - Kemunculan mantan Presiden RI, Joko Widodo saat merayakan ulang tahunnya yang ke-64 di kediamannya di Solo pada Sabtu (21/6/2025), memunculkan spekulasi baru terkait kondisi kesehatannya.

Bukan Sindrom Stevens-Johnson, penyakit langka yang sempat diduga menjadi penyebab, melainkan penyakit Autoimun Agresif, sebagaimana disampaikan oleh dokter Tifauzia Tyassuma.

Menurutnya, kondisi tersebut ditandai oleh perubahan fisik yang drastis serta tonjolan mencolok di bagian perut, yang diduga sebagai alat medis CAPD.

Pada momen tersebut, warganet menyoroti sikap Jokowi yang enggan tampil ke depan, menolak berfoto bersama, serta tampak dalam kondisi lemah dengan wajah yang terlihat bengkak.

Bagian perut Jokowi juga menjadi perhatian publik.

Sejumlah warganet menduga adanya alat medis yang terpasang di area tersebut karena terlihat ada tonjolan yang mencolok.

"Doktif, yang di perut Pak JW itu alkes apa?" tulis salah satu warganet.

Pertanyaan-pertanyaan seperti ini kemudian dijawab oleh Tifauzia Tyassuma, yang dikenal sebagai Dokter Tifa. Ia selama ini dikenal aktif menyuarakan kritik terhadap dugaan ijazah palsu Jokowi.

Melalui unggahan yang dipublikasikan pada Minggu, 22 Juni 2025, yang telah dibagikan lebih dari 400 kali dan ditonton lebih dari 466 ribu kali, Dokter Tifa memberikan penjelasan.

Ia menyampaikan analisis medis berdasarkan sejumlah tanda yang tampak sejak April 2025 hingga kini.

Menurut pengamatannya, Jokowi diduga mengidap penyakit Autoimun Agresif.

Tonjolan mencolok di bagian perut mantan presiden itu, menurut penilaian Dokter Tifa, kemungkinan besar adalah alat Continuous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD).

"Ini adalah assessment dari seorang dokter atas pertanyaan para netizen," jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa kekhawatirannya terhadap kondisi kesehatan Jokowi tidak berkaitan dengan perbedaan pandangan politik.

"Karena berulangkali saya sampaikan, saya mengkhawatirkan kesehatan Pak JW, terlepas dari saat ini kita berseberangan," ujarnya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved