Berita Kepahiang
Warga Keluhkan Jalan Menuju Objek Wisata Kabawetan Kepahiang Bengkulu, Sempit dan Banyak Lubang
Jalan akses menuju objek wisata kebun teh Kabawetan, Kepahiang, Bengkulu, telah lama dikeluhkan warga karena sempit dan rusak.
Penulis: Romi Juniandra | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Romi Juniandra
TRIBUNBENGKULU.COM, KEPAHIANG - Jalan akses menuju objek wisata kebun teh Kabawetan, Kepahiang, Bengkulu, telah lama dikeluhkan warga karena sempit dan rusak.
Salah satu titik paling parah ada di Jembatan Kampung Bogor, Desa Kampung Bogor.
Pantauan TribunBengkulu.com pada Minggu (29/6/2025), di titik ini, jembatan berada di lembah jurang, dan jalan yang curam dari dua arah.
Kondisi jembatan sendiri, hanya memiliki lebar sekitar empat meter, dan tidak bisa dilewati dua mobil sekaligus.
Kondisi aspal sebelum badan jembatan tampak berlubang, dengan diameter sekitar dua meter, dan kedalaman sekitar 10 cm.
Pengendara harus berhati-hati saat menuruni jalan curam, dan kemudian memperlambat laju kendaraan sebelum melintasi jembatan.
Salah satu warga, Hussain mengatakan kondisi jalan rusak ini sudah terjadi hampir 10 tahun terakhir.
Karena posisi jembatan di bawah jalan yang curam, Hussain mengatakan banyak terjadi kecelakaan di titik ini. Terbaru, terjadi sekitar sebelum yang lalu, ada pengendara sepeda motor yang jatuh.
"Dan dulu, sudah lama, ada yang terjatuh ke sungai, dan meninggal dunia," kata Hussain.
Hussain sendiri berharap agar ada perbaikan dari pemerintah, seperti melebarkan jalan, dan memperbaiki kondisi jembatan.
Apalagi, jalan ini adalah akses bagi wisatawan untuk menuju ke objek wisata Kabawetan.
"Karena sudah lama sekali tidak diperbaiki," ungkap Hussain.
| Bupati Kepahiang Ungkap Kendala Pembangunan Sekolah Rakyat, Terkait Aset Waterpark |
|
|---|
| Kadis Dikbud Kepahiang Kunjungi Kantor Tribun Bengkulu, Bahas Kesiapan SPMB 2026 |
|
|---|
| BKD dan PUPR Jadi OPD dengan Temuan BPK Terbanyak di Kepahiang |
|
|---|
| PAD Kepahiang Tembus Rp20,4 Miliar, BKD Masih Tunggu Laporan Penerimaan OPD dan BLUD |
|
|---|
| Kepahiang Terima DBH Rp7,7 Miliar, tapi Masih Punya Beban Utang Program Rp23 Miliar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Kondisi-jembatan-Kampung-Bogor-Kepahiang.jpg)