Kasus Pembunuhan
Bukan Misri Puspitasari Pemicu Pembunuhan Brigadir Nurhadi, Tapi Melanie Putri Rekan Ipda Haris?
Bukan Misri Puspita Sari pemicu pembunuhan Brigadir Nurhadi yang ditemukan tewas tak wajar di kolam renang.
Misri pun menyanggupi untuk ke Lombok.
"Dengan kesepakatan, semuanya ditanggung Yogi, akomodasi, transportasi, dan juga biasa jasa Rp 10 juta satu malam," ujar Yan.
Sesampainya di Lombok, Misri dijemput Nurhadi. "Nurhadi itu sopirnya Yogi," kata Yan.
Usai diantarkan Nurhadi, Misri pun melihat telah ada tiga orang, Yogi, Haris, dan seorang perempuan yang menemani Haris bernama Melanie Putri bukan istri Haris.
Klarifikasi Keluarga Brigadir Nurhadi
Keluarga Brigadir Muhammad Nurhadi membantah korban pergi ke Gili Trawangan untuk berpesta, terlebih pada saat kejadian berbarengan anak nomor dua dari korban akan melangsungkan proses akikah.
“Saya bantah Adi ke gili unntuk poya-poya, ini nggak mungkin, karena pada saat itu (kejadian terbunuhnya Nurhadi) anak yang paling kecilnya itu akan di akikah,” ucap mertua Nurhadi, Sukarmidi saat ditemui di kediamannya yang berada di Dusun Lendang Re, Desa Sembung, Kecamatan Narmada Lombok Barat, Rabu (9/7/2025) dikutip dari TribunLombok.com.
Diungkapkannya, sosok Nurhadi dikenal polos, dan sangat mencintai anaknya, bahkan sepulang kerja ia selalu menyempatkan diri untuk mencium ke dua anaknya.
Terlebih, sehari sebelum kejadian, korban sendiri yang meminta keluarga untuk mengadakan acara syukuran akikah anaknya yang saat itu masih berumur 1 bulan.
“Nggak mungkin Adi akan meninggalkan anaknya di momen penting hanya untuk sekedar poya-poya. Biasanya setelah pulang tetap dia cium anaknya, saya kok langsung sek, sudah nggak bener ini?,” kata Sukarmidi.
Sukarmidi menceritakan, sebelum kepergian Nurhadi ke Gili Trawangan, ia juga sempat memiliki pirasat yang jelek terhadap dirinya. Apalagi izin yang disampaikan korban ke keluarga ke Gili pada saat itu bukan untuk menginap, namun hanya untuk mengantar tamu.
Firasat buruk sudah dirasakan keluarga sejak hari Selasa. Sehari sebelum ditemukan meninggal, Nurhadi sempat berpesan kepada tukang bangunan yang mengerjakan pembuatan kursi kayu di rumhanya.
“Selasa dia sudah pamitan ke kawan, semua dikasih tau, yang bikin kursi (tukang) disuruh jadikan biar ada bisa dipakai orang banyak duduk,” ceritanya.
Pada saat perjalanan ke Gili, sekira jam 4 sore, Nurhadi bahkan sempat melakukan video call dengan anaknya yang paling besar, yang masih berumur 5 tahun.
Akan tetapi, sejak memasuki waktu magrib, anaknya yang merasa kangen sempat mencoba megkontak korban, namun tidak pernah ada balasan.
Hingga anaknya juga sempat mengirimkan voice note melalu WhatshApp menanyakan kabar ayahnya dan disuruh untuk cepat pulang.
Akan tetapi, lama menunggu bukan kepulangan korban dengan selamat yang diterima keluarga, namun kabar duka bahwa korban meninggal dunia karena tugas.
Terpukul hati keluarga, Sukarmidi membenarkan firasatnya yang mengarah pada menantunya yang tutup usia, alih-alih karena kecelakaan tugas, Sukarmidi menduga Nurhadi dibunuh setelah dipaksa ikut ke Gili Trawangan.
Melanie Putri
Brigadir Nurhadi Tewas di Kolam
Misri Selingkuhan Kompol yogi
Kompol Yogi Bunuh Brigadir Nurhadi
Ipda Haris Chandra
Misteri Pembunuhan Brigadir Nurhadi
| Chat Terakhir Brigadir Arya, Intel Polisi yang Tewas Ditembak Maling Motor di Depan Toko Kue Lampung |
|
|---|
| Detik-Detik Intel Polisi Tewas Ditembak Maling Motor di Depan Toko Roti Lampung Terekam CCTV |
|
|---|
| 4 Pembunuh Nenek Dumaris di Pekanbaru Ditangkap, Terungkap Emas hingga Uang 400 Dolar Digasak |
|
|---|
| Terungkap, Pelaku Perempuan Pembunuh Nenek 60 Tahun di Rumbai Pekanbaru Ternyata Eks Menantu |
|
|---|
| Pengakuan Hendrikus, Atlet MMA Keponakan John Kei yang Tikan Nus Kei hingga Tewas di Bandara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Bukan-Misri-Puspitasari-Pemicu-Pembunuhan-Brigadir-Nurhadi-Tapi-Melanie-Putri-Rekan-Ipda-Haris.jpg)