Rabu, 6 Mei 2026

Pernikahan Anak Dedi Mulyadi

Biang Kerok Penyebab 3 Orang Tewas di Pernikahan Anak Dedi Mulyadi, Ulah Youtuber atau EO? 

Penyebab 3 orang tewas di pernikahan anak Dedi Mulyadi, Maula Akbar dan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina. 

Tayang:
Editor: Rita Lismini
TribunBengkulu/TribunJabar
PERNIKAHAN ANAK DEDI MULYADI - Tangkapan layar pernikahan anak Dedi Mulyadi, Maula Akbar dan Putri Karlina sebelum tragedi 3 orang tewas, Jumat (18/7/2025). Penyebab 3 orang tewas di pernikahan anak Dedi Mulyadi, Maula Akbar dan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina.  

TRIBUNBENGKULU.COM - Penyebab 3 orang tewas di pernikahan anak Dedi Mulyadi, Maula Akbar dan Wakil Bupati Garut, Putri Karlina. 

Ramai beredar kabar bahwa pernikahan Maula Akbar dan Putri Karlina menggelar acara makan gratis bagi warga Garut. 

Sehingga warga Garut pun berbondong-bondong datang untuk menikmati hidangan tersebut. 

Kini Maula Akbar justru menguak fakta yang mengejutkan. 

Anak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Maula Akbar menuding ada pihak yang menyebarkan kabar makan gratis di acara pesta rakyat pernikahannya sehingga memicu kerumunan massa.

Sebab kata Maula Akbar, ia dan sang istri, Putri Karlina tidak berniat menggelar makan gratis.

Maula Akbar kini tengah memburu Youtuber yang dituding sebagai biang kerok dalam tragedi pesta rakyat maut di Garut.

Anggota DPRD Jabar itu mengaku tak berniat membuat acara makan gratis.

"Secara niatan memang ada yang mengatakan makan gratis, padahal niatan kami bukan untuk makan gratis, bukan untuk memberikan hal yang cuma-cuma," katanya dikutip dari Tribunnews.com, Senin (21/7/2025).

Maula Akbar mengatakan awalnya hanya memberi makanan pada warga yang sudah hadir sejak siang sebelum acara kesenian yang digelar ayahnya, Dedi Mulyadi.

"Niat kami ketika warga sudah berkumpul untuk kegiatan malam hiburan yang diadakan orang tua kami, saya berpikir daripada warga cuma hanya menunggu berdiri dan makanan masih banyak ya sudahlah kita berikan saja ke semua warga yang menunggu," katanya.

Ia mengakui memang ada sesi acara menyuguhkan makanan dari UMKM, bukan makan gratis.

"Konsep saya bersama istri, itu dilakukan secara terbuka tanpa ada penutupan, penyekatan tanpa ada pengumuman," katanya.

Tapi selepas salat jumat justru beredar edaran akan ada acara makan gratis di Pendopo Garut, Jawa Barat.

"Kalau melihat flayer balai kecrakan di 13.00 bukan untuk kegiatan tersebut, akan tetapi sebelumnya rekan UMKM meminta agar diadakan lapak untuk car free night, bukan untuk makan gratis. Makan gratis itu saya ketahui terciptanya baru setelah jam satu siang setelah jumatan ramai di media sosial makan gratis," katanya.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved