Sabtu, 2 Mei 2026

Kasus Pelecehan Mahasiswi Unsoed

Unsoed Buka Suara Soal Guru Besar FISIP Diduga Lecehkan Mahasiswi: Rektorat Bertindak 

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah geger soal dugaan pelecehan seorang mahasiswi kini pihak kampus buka suara.

Tayang:
Editor: Rita Lismini
TribunBanyumas.com
PELECEHAN MAHASISWI - Foto Kampus Unsoed digeruduk mahasiswa imbas dugaan kasus pelecehan mahasiswi yang dilakukan oleh Guru Besar FISIP, Kamis (24/7/2025). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto, Jawa Tengah geger soal dugaan pelecehan seorang mahasiswi. 

Pelakunya diduga adalah oknum Guru Besar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsoen yang bergelar profesor. 

Informasi yang diperoleh Tribun oknum dosen bergelar profesor yang diduga menjadi pelaku kekerasan seksual di kampus Fisip Unsoed Purwokerto sempat menjadi Dosen Jurusan Ilmu Politik lalu pindah ke Komunikasi.

Dosen tersebut merupakan lulusan S3 Institut Pertanian Bogor (IPB) Jurusan Sosiologi dengan spesialisasi komunikasi.

Kabarnya terduga pelaku juga baru saja dikukuhkan menjadi guru besar pada tahun 2023 silam.

Saat ini suasana di FISIP Unsoed tampak tegang pasca mencuatnya dugaan kasus pelecehan seksual terhadap seorang mahasiswi.

Yang membuat publik tercengang, terduga pelaku merupakan seorang guru besar aktif di lingkungan kampus tersebut.

Kasus ini menjadi sorotan tajam, baik di kalangan civitas akademika maupun masyarakat luas, karena melibatkan relasi kuasa antara dosen senior dan mahasiswa yang menjadi korban.

Kemarahan mahasiswa tak dapat dibendung. Pada Rabu (23/7/2025) siang, sekelompok mahasiswa Unsoed menggelar aksi damai di depan Gedung Rektorat.

Mereka membentangkan spanduk bertuliskan “Unsoed Darurat Kekerasan Seksual” dan “Lindungi Korban, Bukan Pelaku”, sebagai bentuk protes dan seruan moral kepada pihak kampus.

Presiden BEM Unsoed, M Hafizd Baihaqi, menegaskan bahwa aksi ini lahir dari keresahan mahasiswa terhadap minimnya transparansi penanganan kasus oleh kampus. 

“Kami tidak ingin kasus ini ditutupi. Kami menuntut proses yang adil dan berpihak kepada korban,” kata Hafizd kepada TribunBanyumas.com.

Menurutnya, laporan dugaan pelecehan telah disampaikan ke Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (Satgas PPKS) Unsoed.

Laporan tersebut telah diproses dan menghasilkan rekomendasi yang kini berada di tangan Rektorat. 

Baca juga: Heboh! Oknum Guru Besar FISIP Unsoed Diduga Lecehkan Mahasiswi, Mahasiswa Geruduk Rektorat

Respons Resmi Pihak Rektorat

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved