Senin, 27 April 2026

Berita Bengkulu Tengah

Bawa Celurit Palsu dan Bendera Geng Motor, 4 Remaja di Bengkulu Tengah Ditangkap Polisi

Empat remaja bikin geger warga Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah, setelah video mereka menenteng benda mirip senjata tajam (sajam) sambil keliling naik

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: M Syah Beni
HO TribunBengkulu.com
GANGSTER - Gagang sapu yang dimodifikasi oleh 4 remaja menyerupai senjata tajam (kiri), pihak Polsek Pondok Kelapa saat memeriksa dan menangkap 4 remaja yang bikin resah, Sabtu (26/7/2025) dini hari. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Empat remaja bikin geger warga Pondok Kelapa, Bengkulu Tengah, setelah video mereka menenteng benda mirip senjata tajam (sajam) sambil keliling naik motor viral di media sosial.

Aksi mereka menimbulkan kepanikan karena benda yang dibawa menyerupai celurit.

Namun setelah diamankan Polsek Pondok Kelapa, fakta mengejutkan pun terungkap, yang mereka bawa ternyata hanyalah gagang sapu yang dimodifikasi agar menyerupai senjata tajam.

Kapolsek Pondok Kelapa Iptu Agus Winata bersama Kanitreskrim Ipda Rodi Pasah mengungkapkan bahwa 4 remaja tersebut, 3 di antaranya masih di bawah umur dan 1 berusia 18 tahun, telah diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

“Setelah kami periksa, ternyata bukan celurit sungguhan. Itu hanya gagang sapu yang sengaja mereka bentuk seperti sajam. Mereka cuma ingin terlihat keren di video,” ungkap Ipda Rodi, Sabtu (26/7/2025).

Baca juga: TERBONGKAR! Penyebab Awal Serma Tengku Dian Habisi Istri di Deli Serdang

Diketahui, 2 remaja berasal dari Kota Bengkulu, 1 dari Bengkulu Tengah, dan 1 lagi dari Bengkulu Utara

Pihak kepolisian juga telah memanggil orang tua mereka untuk memberikan pembinaan dan keempat remaja telah diserahkan ke orang tua masing-masing.

Menanggapi kemungkinan adanya keterkaitan dengan aktivitas gengster yang belakangan marak, polisi belum bisa memastikan.

Pasalnya, selain “senjata palsu”, turut diamankan juga bendera yang menyerupai simbol geng motor.

“Saat ini masih kami dalami apakah mereka bagian dari geng motor atau tidak. Yang jelas, kita akan ambil langkah-langkah pembinaan dan mencegah aksi serupa terulang kembali,” tutup Ipda Rodi.

Baca juga: Kades dan Perangkat Desa di Bengkulu Tengah Resah, Gaji Belum Dibayar Selama 3 Bulan

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved