Senin, 13 April 2026

Berita Bengkulu

Menteri P2MI Karding Resmikan Migrant Center Merah Putih Bengkulu

Menteri Abdul Kadir Karding resmikan Migrant Center Merah Putih di Bengkulu untuk dukung calon pekerja migran siap, legal, dan profesional.

Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Ricky Jenihansen
Jiafni Rismawarni/ TribunBengkulu.com
MENTERI KARDING - Menteri Perlindungan Pekerja Migran Republik Indonesia, Abdul Kadir Karding, melakukan kunjungan kerja ke Kota Bengkulu pada Senin (28/7/2025). Pada kesempatan tersebut, ia resmikan Migrant Center Merah Putih di Bengkulu untuk dukung calon pekerja migran siap, legal, dan profesional. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, melakukan kunjungan kerja ke Kota Bengkulu pada Senin (28/7/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Menteri Abdul meresmikan Migrant Center Merah Putih yang berlokasi di Gedung GTC Poltekkes Kemenkes Bengkulu.

Ia berharap Migrant Center Merah Putih dapat menjadi pusat layanan terpadu bagi masyarakat Bengkulu yang ingin menjadi pekerja migran.

Layanan yang disediakan mencakup informasi tentang prosedur kerja ke luar negeri, pelatihan keterampilan, serta pendampingan sejak proses awal hingga keberangkatan ke negara tujuan.

“Dengan adanya Migrant Center ini, masyarakat Bengkulu yang ingin bekerja di luar negeri akan mendapatkan dukungan dan pendampingan menyeluruh agar aman, legal, dan profesional,” kata Menteri Abdul.

Ia menjelaskan bahwa dari total peluang kerja luar negeri yang saat ini mencapai 388.199 lowongan, baru sekitar 61.288 yang telah terisi atau sekitar 15,87 persen. Masih tersedia 324.911 peluang kerja yang dapat dimanfaatkan masyarakat Indonesia, termasuk dari Bengkulu.

Selain meresmikan Migrant Center, Menteri Abdul juga mengisi kuliah umum dalam rangkaian kegiatan Pekerja Migran Expo Indonesia 2025.

Baca juga: Agenda Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Hari ini : Dampingi Menteri BP2MI dan PMI Expo Merah Putih

Dalam acara tersebut, ia turut melepas 100 pelajar asal Bengkulu yang akan mengikuti program G to G Jepang dan dijadwalkan berangkat pada Desember mendatang.

Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Menteri Abdul Kadir Karding dan peresmian Migrant Center Merah Putih di Bengkulu.

Helmi menilai, pusat layanan ini akan menjadi solusi komprehensif dalam menyiapkan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) agar lebih siap dan terlindungi selama bekerja di luar negeri.

Selain itu, Pemprov Bengkulu juga telah menjalin kerja sama dengan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) dan mengalokasikan anggaran sebesar Rp10 miliar untuk mendukung biaya keberangkatan para pekerja migran.

Pemerintah menargetkan memberangkatkan 1.000 tenaga kerja dari Bengkulu untuk bekerja di luar negeri secara resmi dan aman.

“Melalui Migrant Center ini, kami ingin memastikan calon PMI dari Bengkulu benar-benar siap, baik secara administrasi, mental, maupun keterampilan, agar mereka bisa bekerja secara profesional dan hak-haknya terlindungi,” tutup Helmi.

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved