Jumat, 24 April 2026

Penemuan Jasad Perempuan di Gresik

Sosok Sevi Korban Tewas Terbungkus Kardus di Gresik, Dikenal Ramah Tapi Tertutup di Komunitas Ojol

Sevi Ayu Claudia perempuan tewas terbungkus kardus di Gresik, ternyata dikenal ramah tapi tertutup di komunitas ojek online (ojol).

Editor: Yuni Astuti
TribunGresik
PENEMUAN JASAD PEREMPUAN - Inilah sosok Sevi, jasad perempuan terbungkus kardus di Gresik, dikenal ramah oleh para komunitas ojol. Selasa (29/7/2025). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Sevi Ayu Claudia perempuan tewas terbungkus kardus di Gresik, ternyata dikenal ramah tapi tertutup di komunitas ojek online (ojol).

Sevi adalah warga Sekardangan Indah, Kecamatan Sidoarjo.

Sevi ditemukan tewas mengenaskan di tepi Jalan Raya Desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Minggu (27/7/2025).

Tubuhnya dibalut plastik dan terbungkus kardus. 

Pakaiannya utuh, tapi banyak luka memar di sekujur tubuhnya.

Kabar duka ini menyisakan luka mendalam tidak hanya bagi keluarga tapi juga teman seprofesinya ojol. 

Dia kenal sebagai sosok yang ramah dan mudah bergaul. 

“Saya kenal sejak sebelum Covid-19 dia begitu baik. Kenal gak kenal sama semua orang disapa. Suka membelikan minum,” kata salah satu pengemudi ojol, Suprapto (52), Senin (28/7/2025). 

Suprapto mengaku terakhir kali bertemu dengan Sevi saat istirahat bersama sesama pengemudi ojol di salah satu warung kopi kawasan KH Mukmin sekitar dua minggu lalu. 

“Saya kurang tahu kalau dia dekat dengan laki-laki atau tidak. Tapi sama semua orang, dia itu ramah. Temannya rata-rata laki-laki,” ungkapnya.

Dia juga bilang bahwa Sevi biasanya mencari orderan dari Sidoarjo hingga Surabaya.

“Yang saya tahu dia sering jalan (Ngojol) malam,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan oleh sejawat Ojol perempuan asal Sidoarjo, Ulifa (25) yang mengenal korban selama lima tahun.

“Orangnya baik, ramah banget sama semua orang. Makanya kita nggak percaya kalau Sevi meninggal dalam kondisi seperti itu, apalagi dibunuh,” katanya.

Di sisi lain, dia juga mengatakan bahwa Sevi merupakan sosok yang tertutup dan jarang curhat ke sesama ojol bila ada masalah pribadi.

“Dia jarang cerita kalau ada masalah. Paling kalau ketemu yang dibahas orderan hari ini ramai atau sepi, gitu,” ungkapnya.

Ulifa terakhir kali bertemu dengan Sevi pda Rabu (23/7/2025) saat mengambil orderan di salah satu resto cepat saji di Sidoarjo.

“Dia punya kerjaan lain. Jadi punya langganan tetap untuk antar barang tanpa pakai aplikasi,” ujarnya.

Diduga kuat, Sevi meninggal dunia karena dibunuh.

Sehingga, dia berharap pelaku pembunuh tersebut dapat segera ditangkap dan mendapat hukuman yang berat.

“Saya pengin pelakunya mendapat hukuman setimpal. Kalau ringan, kami ojol akan mengawal semua sampai mendapat hukuman yang berat,” pungkasnya.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban terakhir kali keluar dari rumah pada Sabtu (26/7/2025) pukul 16.00 WIB tanpa menggunakan atribut ojol.

Hingga pukul 22.00 WIB, korban tak dapat dihubungi. 

Hingga sehari setelahnya dia ditemukan tewas terbungkus kardus dan plastik menggunakan jaket jeans biru, kaos hitam, dan legging abu-abu. 

Ponsel dan sepedanya tak ditemukan.

Baca juga: Sosok Pelaku Pembunuhan Sevi, Jasad Wanita Ojol Ditemukan Terbungkus Kardus di Gresik

Kronologi Kejadian

Nasib tragis menimpa Sevi Ayu Claudia, seorang wanita muda yang sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online. 

Jasadnya ditemukan dalam kondisi mengenaskan—terbungkus dalam kardus di wilayah Gresik, Jawa Timur. 

Penemuan ini langsung menghebohkan warga dan memicu penyelidikan mendalam oleh pihak kepolisian.

Kapolres Gresik AKBP Rovan Richard Mahenu membeberkan sosok jasad yang ditemukan di dalam Kardus di jalan raya Kedamean, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Minggu (27/7/2025) pagi.

Identitas korban bernama Sevi Ayu Claudia berusia 30 tahun asal Pecantingan, Sekardangan, Kabupaten Sidoarjo. 

Wanita yang berprofesi sebagai ojek online ini mengalami luka di kepala.

"Korban meninggal akibat kekerasan benda tumpul di kepala yang menyebabkan pendarahan di bawah selaput otak," ujar Kapolres Gresik, AKBP Rovan Richard Mahenu, Senin (28/7/2025).

Pemeriksaan luar dan dalam guna mengungkap penyebab kematian korban. 

Mengingat jasad wanita tersebut dibungkus plastik, dan kardus, diikat dengan tali dan lakban. 

Sadisnya lagi, dibuang di pinggir jalan raya Kedamean, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Minggu (27/7/2025) pagi.

Saat ditemukan korban masih mengenakan pakaian lengkap jaket jeans warna biru, kaos warna hitam, dan celana legging abu-abu.

"Kesimpulan hasil autopsi jenazah perempuan berusia 30 tahun diperkirakan meninggal 18 jam sampai 24 jam sebelum pemeriksaan dilakukan," tuturnya.

Kapolres menuturkan, dalam pemeriksaan di tubuh korbab ditemukan cairan putih di alat kelamin. 

Temuan ini membuat polisi melakukan pemeriksaan lanjutan.

"Ditemukan cairan warna putih di alat kelamin, sehingga kami akan lakukan pemeriksaan lanjutan," tutupnya.

Warga di jalan raya Kedamean, Gresik digegerkan penemuan jasad dalam kardus, Minggu (27/7/2025). 

Jasad tersebut berada persis di pinggir jalan. Penemuan jasad ini masih terbungkus plastik hitam dan kardus. Polisi sudah memasang garis polisi. 

Penemuan jasad ini diperkirakan pukul 08.00 Wib.

"Benar, untuk identitas dan jenis kelamin kami masih menunggu hasil identifikasi," ucap Kapolsek Kedamean, Iptu Ekwan Hudin, Minggu (27/7/2025).

Penemuan jasad dalam kardus menggegerkan warga Kedamean, Gresik.

Jasad tersebut dibungkus plastik hitam dan dibungkus kardus dibuang di pinggir jalan raya Kedamean, masuk desa Banyuurip, Kecamatan Kedamean, Kabupaten Gresik, Minggu (27/7/2025).

Bungkusan berisi jasad itu telah dievakuasi ke RSUD Ibnu Sina Gresik

Kondisi mayat diduga seperti membungkuk saat dibungkus. 

Polisi masih menunggu hasil otopsi dari dokter forensik.

"Masih kami dalami terkait dengan tadi, di TKP sempat kita cek, masih kami dalami sementara jenis kelamin perempuan, identitas kami nanti infokan lebih lanjut," ujar Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz saat ditemui di kamar mayat.

Abid sapaan akrabnya menjelaskan, sejumlah saksi sudah dimintai keterangan terkait kasus penemuan mayat ini. 

Guna menguak penyebab kematian mayat berjenis kelamin perempuan ini.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com 

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved