Rabu, 29 April 2026

Gempa Bumi 3 Menit Lalu

Benarkah Indonesia Kena Tsunami Hari ini : Warga Gorontalo, Manokwari, Raja Ampat Diminta Waspada

Gempa bumi besar dengan magnitudo M8,7 mengguncang wilayah pesisir timur Kamchatka, Rusia, pada Rabu pagi (30/7/2025) pukul 06.24 WIB.

Tayang:
Editor: M Syah Beni
TRIBUNBENGKULU.COM/BMKG
Dr. Daryono, S.Si., M.Si Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG mengatakan bahwa Indonesia juga berstatus Waspada Tsunami untuk beberapa wilayah. 

Gempabumi M8,7 Guncang Kamchatka Rusia, Berpotensi Tsunami di Sejumlah Wilayah Indonesia

TRIBUNNEWS.COM – Gempa bumi besar dengan magnitudo M8,7 mengguncang wilayah pesisir timur Kamchatka, Rusia, pada Rabu pagi (30/7/2025) pukul 06.24 WIB.

Gempa tektonik dangkal ini terdeteksi berada di koordinat 52,51° LU dan 160,26° BT, dengan kedalaman 18 kilometer.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan bahwa gempa ini berasal dari zona subduksi Kurile-Kamchatka Trench dan memiliki mekanisme sesar naik (thrust fault), yang umum terjadi di kawasan pertemuan lempeng aktif.

Potensi Tsunami di Indonesia

Berdasarkan laporan dari Pacific Tsunami Warning Center (PTWC) menunjukkan bahwa gempa ini berpotensi memicu tsunami di wilayah Rusia, Jepang, Alaska, Filipina, Hawaii, hingga Guam.

Dr. Daryono, S.Si., M.Si Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG mengatakan bahwa Indonesia juga berstatus Waspada Tsunami untuk beberapa wilayah, dengan estimasi waktu tiba gelombang (ETA) sebagai berikut:

  1. Talaud – ETA 14:52:24 WITA

  2. Kota Gorontalo – ETA 16:39:54 WITA

  3. Halmahera Utara – ETA 16:04:24 WIT

  4. Manokwari – ETA 16:08:54 WIT

  5. Raja Ampat – ETA 16:18:54 WIT

  6. Biak Numfor – ETA 16:21:54 WIT

  7. Supiori – ETA 16:21:54 WIT

  8. Sorong bagian Utara – ETA 16:24:54 WIT

  9. Jayapura – ETA 16:30:24 WIT

  10. Sarmi – ETA 16:30:24 WIT

BMKG mengimbau masyarakat pesisir di wilayah tersebut untuk tetap tenang, menjauhi kawasan pantai, dan terus memantau informasi resmi.

Gempa Susulan dan Kondisi Terkini

Hingga pukul 08.30 WIB, tercatat telah terjadi tujuh kali gempa susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6,9 dan terkecil M5,4.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan kerusakan bangunan di Indonesia sebagai dampak langsung dari gempa utama.

Sumber Informasi Resmi

Masyarakat diminta untuk tidak terpancing informasi yang belum diverifikasi. Informasi resmi hanya dapat diakses melalui kanal BMKG seperti:

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved