Kamis, 4 Juni 2026

Kasus Kematian Arya Daru

Cinta Segitiga di Kasus Kematian Arya Daru, Praktisi HAM: Bukan Pembunuhan Biasa, Cek HP Istrinya

Saat ini dugaan cinta segitiga pun jadi perbincangan seperti yang diungkapkan oleh Praktisi Hukum dan HAM, Nicholay Aprilindo.

Tayang:
Editor: Rita Lismini
Tribunnewsbogor
ARYA DARU TEWAS - Foto kebersamaan Arya Daru dengan istrinya sebelum dirinya ditemukan tewas tragis, kini muncul isu cinta segitiga, Kamis (31/7/2025). 

TRIBUNBENGKULU.COM - Ramai jadi perbincangan cinta segitiga di kasus kematian diplomat muda Arya Daru. 

Meski pihak kepolisian telah mengumumkan bahwa penyebab meninggalnya Arya Daru tidak ada keterlibatan orang lain, namun publik masih penasaran. 

Saat ini dugaan cinta segitiga pun jadi perbincangan seperti yang diungkapkan oleh Praktisi Hukum dan HAM, Nicholay Aprilindo.

Dia curiga almarhum Arya Daru tewas karena dibunuh oleh seseorang.

Tak cuma sekedar masalah cinta segitiga, Nicholay juga curiga bahwa kasus ini melibatkan oknum aparat.

"Saya menenggarai pembunuhan ini, bukan pembunuhan biasa, tetapi ada latar belakang tertentu," kata Nicholay dikutip dari Youtube Sindonews, Kamis (31/7/2025).

"Dari berbagai kabar yang sempat kami kumpulkan, kami dapatkan, ini adalah masalah pertama disamping masalah pekerjaan, ada masalah cinta segitiga yang melibatkan seorang istri dari seorang oknum tertentu," ujarnya.

Sehingga, kata dia, hal ini harus didalami.

Seperti mulai dari jejak digital melalui handphone istri korban dan korban.

"Maka ini harus didalami dulu jangan tiba-tiba langsung dibilang mati karena bunuh diri, dicek dulu HP istrinya, dicek dulu alur transaksi, dicek dulu record dari HP yang bersangkutan dan istrinya," kata Nicholay.

Nicholay tidak menyebut oknum aparat yang dia maksud ini berasal dari instansi yang mana.

Namun Nicholay mengatakan bahwa pihak Polda Metro Jaya harus bekerja sama dengan Dempom TNI dalam kasus ini.

"Makanya saya mengatakan gini, ini feeling saya, bahwa ini ada keterlibatan oknum tertentu, dan oleh karena itu pihak penyidik Polda harus menggandeng pihak POM TNI atau PM TNI, harus menggandeng," kata Nicholay.

Diketahui sebelumnya, Polda Metro Jaya mengungkap hasil penyelidikan soal misteri diplomat muda Arya Daru Pangayunan yang ditemukan tewas di kamar kos di kawasan Menteng Jakarta Pusat dengan kepala terlilit lakban kuning pada 8 Juli 2025 lalu.

Hal ini dipaparkan dalam jumpa pers Polda Metro Jaya yang digelar pada Selasa (29/7/2025).

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved