Jumat, 5 Juni 2026

Viral di Bengkulu

Dari Perkenalan Singkat ke Pelaminan, Kisah Cinta Beda Usia 46 Tahun Kakek Sai'un dan Bunga Fitri

Pernikahan mereka yang digelar pada 2 Juli 2025 lalu menjadi buah bibir warga desa, bahkan viral di media sosial.

Tayang:
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Yunike Karolina
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
PERNIKAHAN BEDA USIA - Sai'un (73) dan Bunga Fitri (27) saat menunjukkan kartu nikah saat ditemui di kediamannya, Senin (4/8/2025) di Desa Padang Tambak, Kecamatan Karang Tinggi, Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu. Pasangan ini menikah dengan usia terpaut 46 tahun. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Di sebuah rumah kayu sederhana di Desa Padang Tambak Kabupaten Bengkulu Tengah Provinsi Bengkulu, dua pasang tangan tampak menggenggam erat sebuah buku nikah. 

Di atas bangku kayu di teras rumah, Sai’un, pria 73 tahun yang berprofesi sebagai petani kopi dan sawit, duduk berdampingan dengan istrinya, Bunga Fitri, perempuan berusia 27 tahun yang baru saja resmi menjadi pendamping hidupnya.

Pernikahan mereka yang digelar pada 2 Juli 2025 lalu menjadi buah bibir warga desa, bahkan viral di media sosial.

Bukan karena pesta mewah atau kemeriahan adat, melainkan karena satu hal, perbedaan usia mereka yang terpaut 46 tahun.

“Pertama ke rumah ponakan saya itu, kita langsung dapat perasaan,” ujar Sai’un, sambil melempar senyum yang tak bisa disembunyikan.

 “Dua minggu kemudian langsung yakin dia jodoh Datuk," sambungnya.

Cinta mereka bermula dari percakapan sederhana.

Fitri, yang memiliki keterbatasan dalam berbicara dan kondisi fisik, pernah berkeluh kesah kepada sahabatnya bahwa ia ingin segera menikah.

Sahabatnya yang adalah adalah keponakan Sai’un kemudian menawarkan untuk mengenalkannya kepada sang paman. 

Pertemuan pertama pun terjadi di rumah sang teman. Sai’un mengaku langsung merasa nyaman dengan Fitri.  

Pertemuan itu menjadi awal dari segalanya.

Bagi Fitri, menerima lamaran Sai’un bukan soal usia atau harta. Melainkan karena merasa cocok secara pribadi.

Fitri menilai Sai’un adalah sosok yang baik hati, bertanggung jawab, dan mau menerima dirinya apa adanya. 

Pernikahan mereka berlangsung dalam kesederhanaan, dihadiri keluarga dan tetangga dekat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved