Senin, 8 Juni 2026

Berita Bengkulu Tengah

TPP ASN Bengkulu Tengah Tak Kunjung Cair, Pj Sekda: Insyaallah September

Harapan ASN di Kabupaten Bengkulu Tengah untuk menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dalam waktu dekat tampaknya masih harus ditunda.

Tayang:
Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Ricky Jenihansen
Suryadi Jaya/TribunBengkulu.com
PEMBAYARAN TPP - Pj Sekda Bengkulu Tengah, Hendri Donal saat diwawancarai di ruang kerjanya pada Senin (10/2/2025). Hendri Donal menyampaikan, bahwa kondisi kas daerah saat ini belum memungkinkan untuk mencairkan TPP. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Harapan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bengkulu Tengah untuk menerima Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) dalam waktu dekat tampaknya masih harus ditunda.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkulu Tengah, Hendri Donal menyampaikan, bahwa kondisi kas daerah saat ini belum memungkinkan untuk mencairkan TPP.

Namun, pihaknya menargetkan pembayaran dapat dilakukan pada bulan September 2025, dengan catatan anggaran sudah tersedia.

"Penyaluran TPP belum bisa dilakukan bulan ini karena keterbatasan keuangan daerah. Jika dana sudah ada, insya Allah akan kita salurkan bulan depan," ujar Hendri Donal saat dikonfirmasi, Kamis (7/8/2025).

Ia juga meminta para ASN agar bersabar menghadapi situasi ini. Hendri memastikan pemerintah daerah tidak bermaksud menunda pembayaran secara sengaja, namun terkendala situasi anggaran yang sedang kurang stabil.

"Kami memahami keresahan para ASN. Ini bukan karena unsur kesengajaan, tetapi karena kondisi keuangan yang sedang tidak stabil. Kalau dananya sudah tersedia, tentu akan langsung kami bayarkan," jelasnya.

Sebagai informasi, sejauh ini Pemkab Bengkulu Tengah baru merealisasikan pembayaran TPP untuk bulan Januari dan Februari 2025. Sementara TPP untuk bulan-bulan berikutnya belum dicairkan hingga awal Agustus ini.

Baca juga: Sempat Naik hingga Rp 48 Ribu, Harga Ayam di Taba Penanjung Bengkulu Tengah Turun

 Sebelumnya, Bupati Bengkulu Tengah, Rachmat Riyanto, mengungkapkan, pembayaran TPP ASN tersebut bukanlah suatu kewajiban dan bukan hak seorang ASN.

Sebab, TPP merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Daerah untuk menyejahterahkan para ASN yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

"Yang perlu dipertegas adalah, TPP itu bukanlah hak seorang ASN. TPP ini kan sejarahnya dari honor tambahan, karena honor tidak diperbolehkan lagi, jadi digabunglah seluruh item honor ini tadi menjadi TPP, dulu tidak ada TPP itu," ujar Rachmat, Kamis (10/7/2025).

Pembayaran TPP ini dilakukan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah, jika saat ini Bengkulu Tengah belum mampu membayar TPP, maka tidak ada yang bisa disalahkan.

"Ada daerah yang tidak ada TPP, ada yang TPPnya lebih besar dari Bengkulu Tengah, ada juga yang lebih kecil, semuanya tergantung dengan kemampuan keuangan daerah," sampainya.

Meski dengan kondisi keuangan yang sulit seperti ini, Bupati Rachmat Riyanto masih bertekad untuk membayar seluruh TPP ASN di Bengkulu Tengah.

"Saya bertekad untuk membayar TPP seluruh ASN. Sampai dengan nanti kita lihat kondisi keuangan daerah kita mampu untuk membayar itu. Saya janji kemarin, (gaji) honorer kita bayar, perangkat desa kita ada uang, kita bayar, gaji 13 kita bayar, TPP? Sabar dulu dong," ucap Rachmat.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved