Berita Mukomuko
Danau Lebar Mukomuko Bengkulu Terbengkalai, Warga Harap Pemerintah Turun Tangan
Danau Lebar di Mukomuko, Bengkulu, kini sepi dan terbengkalai. Warga berharap pemerintah menghidupkannya kembali.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO - Objek wisata Danau Lebar di Desa Setia Budi, Kecamatan Teras Terunjam, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, kini tampak terbengkalai.
Padahal, danau yang memiliki dua pulau di tengahnya ini pernah menjadi primadona wisata alam dengan panorama asri dan udara sejuk.
Warga berharap pemerintah turun tangan menghidupkan kembali destinasi ini agar kembali ramai seperti dulu.
Pemandangan yang masih alami, ditambah dua pulau di tengah danau, menjadi daya tarik tersendiri.
Dulu, banyak atraksi digelar di lokasi ini, mulai dari pertunjukan kuda lumping hingga konser dangdut.
Namun kini, Danau Lebar hanya sesekali dikunjungi pasangan muda atau warga sekitar yang memancing di tepi danau.
Menurut Suprapto, warga setempat yang masih rutin berkunjung, Danau Lebar memiliki potensi besar jika dikelola dengan baik.
“Harapannya bisa ramai seperti dulu, karena objek wisata Danau Lebar ini punya potensi besar,” ungkap Suprapto saat diwawancarai, Minggu (10/8/2025) sekitar pukul 15.24 WIB.
Ia menjelaskan, sepinya Danau Lebar disebabkan keterbatasan modal untuk membangun wahana baru.
Baca juga: Pesona Sunyi Danau Lebar, Wisata Alam yang Tengah Tidur di Mukomuko Bengkulu
Jika hanya mengandalkan dana desa, menurutnya, pembangunan fasilitas wisata akan sulit terwujud.
“Sayang sekali kalau sampai tak ramai lagi. Sepinya objek wisata ini mungkin dipengaruhi modal yang tak ada untuk wahana baru,” jelasnya.
Suprapto berharap adanya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Mukomuko maupun Pemerintah Provinsi Bengkulu untuk menghidupkan kembali Danau Lebar.
Beberapa ide yang ia usulkan antara lain pembangunan jembatan gantung dari tepi danau menuju pulau di tengah, jalur trekking di sekitar danau untuk bersantai, serta pembibitan ikan agar menarik minat pemancing.
Menurutnya, jika pemerintah membantu pengembangan fasilitas tersebut, tidak hanya akan mendongkrak pendapatan asli daerah dan desa, tetapi juga menghidupkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi.
| Kebakaran di Desa Marga Mulya Sakti, Kapolres Mukomuko Beri Dukungan untuk Korban |
|
|---|
| Penjelasan Kapolres soal Anggota Polisi Mukomuko Diduga Terlibat Pengeroyokan Pembalap Grasstrack |
|
|---|
| Kasus Dugaan Pengeroyokan Pembalap Grasstrack, Anggota Polisi di Mukomuko Diperiksa |
|
|---|
| Cegah Pencemaran dan Abrasi, Polres Mukomuko Inisiasi Gerakan Bersih Pantai |
|
|---|
| Kinerja Polres Mukomuko 2025: Kecelakaan Lalu Lintas Meningkat dan Penyelesaian 203 Perkara |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Suprapto-saat-memancing-di-objek-wisata-danau-lebar-Mukomuko.jpg)