Berita Bengkulu Tengah

1.000 Peserta Jamkesda Bengkulu Tengah Diusulkan Masuk Jaminan Kesehatan dari APBN

Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkulu Tengah saat ini tengah melakukan pendataan warga untuk program PBI.

Penulis: Suryadi Jaya | Editor: Hendrik Budiman
Suryadi Jaya
KUOTA PBI - Kepala Dinas Kesehatan Bengkulu Tengah, Barti Hasibuan saat diwawancarai, Jumat (15/8/2025). Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkulu Tengah saat ini tengah melakukan pendataan warga untuk program Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan dari pemerintah pusat. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Suryadi Jaya

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU TENGAH - Dinas Kesehatan (Dinkes) bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bengkulu Tengah saat ini tengah melakukan pendataan warga untuk program Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan dari pemerintah pusat.

Kepala Dinkes Bengkulu Tengah, Barti Hasibuan, menjelaskan, bahwa pendataan ini dilakukan untuk rencana pengalihan 1.000 warga yang sebelumnya tercover Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) menjadi peserta PBI Jaminan Kesehatan.

Pengalihan ini diharapkan dapat menambah kuota Jamkesda di daerah.

“Jadi saat ini Dinkes dan Dinsos sedang mengajukan pengalihan status warga penerima Jamkesda menjadi penerima PBI Jaminan Kesehatan yang bersumber dari anggaran pusat. Total yang kita ajukan ada 1.000, semoga terealisasi semuanya,” ujar Barti, Jumat (15/8/2025).

Baca juga: Nasib Honorer di Bengkulu Tengah yang Tak Lolos PPPK Akan Dirumahkan Sementara

Barti menegaskan, meski berbeda sumber anggaran, manfaat PBI dan Jamkesda sama-sama memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat. 

PBI dibiayai melalui APBN, sedangkan Jamkesda menggunakan APBD Bengkulu Tengah.

Menurutnya, pengalihan ini penting untuk mengoptimalkan kuota PBI yang masih tersedia agar tidak terbuang.

Jika 1.000 warga dialihkan ke PBI, maka kuota Jamkesda akan kembali bertambah dan bisa digunakan untuk masyarakat lain yang membutuhkan.

“Apabila 1.000 warga ini sudah dialihkan ke PBI, maka kuota Jamkesda kita akan bertambah kembali. Sehingga warga yang membutuhkan Jamkesda bisa tercover,” tambah Barti.

Saat ini, kuota Jamkesda Bengkulu Tengah tersisa 800 dari total 20.000 kuota yang disiapkan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Tengah.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved