Senin, 8 Juni 2026

HUT ke 80 RI di Bengkulu

Renungan Suci HUT ke-80 RI di Mukomuko Bengkulu, Kapolres: Kini Kita Hadapi Perang Ekonomi

Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma W pimpin Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-80 RI di Tugu Pahlawan Mukomuko.

Tayang:
Panji Destama/TribunBengkulu.com
HUT RI 80 – Suasana Apel Kehormatan dan Renungan Suci HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Tugu Pahlawan, Kelurahan Bandar Ratu, Kecamatan Kota Mukomuko, Bengkulu, Minggu (17/8/2025) dini hari. Kapolres Mukomuko AKBP Riky Crisma W bertindak sebagai inspektur upacara. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, MUKOMUKO – Upacara Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia digelar di Tugu Pahlawan, Kecamatan Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, Minggu (17/8/2025) dini hari.

Kegiatan tahunan ini menjadi momen penting untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan sekaligus mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Apel yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Mukomuko, AKBP Riky Crisma W, yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Hadir pula sejumlah pejabat daerah, di antaranya Bupati Mukomuko Choirul Huda, Wakil Bupati Rahmadi AB, jajaran Forkopimda, personel TNI-Polri, serta perangkat daerah Pemkab Mukomuko.

Usai memimpin apel sekitar pukul 00.19 WIB, AKBP Riky menyampaikan bahwa renungan suci merupakan bentuk penghormatan mendalam terhadap pengorbanan para pahlawan bangsa.

“Renungan ini menjadi wujud penghormatan dan refleksi atas jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur demi kemerdekaan. Kita harus terus mengingat perjuangan mereka,” ujar AKBP Riky.

Baca juga: Danau Lebar Mukomuko Bengkulu Terbengkalai, Warga Harap Pemerintah Turun Tangan

Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam melanjutkan semangat perjuangan tersebut.

Menurutnya, perjuangan saat ini tidak lagi dilakukan dengan senjata, melainkan melalui peningkatan kapasitas diri dalam menghadapi tantangan zaman, yakni perang ekonomi.

“Dulu para pahlawan berjuang angkat senjata, kini kita hadapi perang ekonomi. Generasi muda harus siap dengan daya saing, pendidikan, dan keterampilan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Mukomuko Choirul Huda menegaskan bahwa nilai perjuangan para pahlawan harus dijadikan landasan dalam membangun daerah.

“Peringatan ini bukan sekadar seremoni. Ini menjadi pengingat bahwa kita mewarisi nilai perjuangan yang harus dijaga dan diteruskan. Salah satunya dengan membangun Kabupaten Mukomuko ke lebih baik,” ujar Huda.

Ia menambahkan, generasi penerus perlu menjadikan semangat para pahlawan sebagai inspirasi untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved