Minggu, 7 Juni 2026

Berita Mukomuko

DPRD Soroti Sepinya Wisata Danau Lebar Mukomuko, Pemda Diminta Cari Solusi Jitu

Wakil Ketua Komisi III DPRD Mukomuko soal Objek Wisata Danau Lebar, harus ada campur tangan Pemerintah Daerah untuk mendongkrak PAD.

Tayang:
Panji Destama/TribunBengkulu.com
OBJEK WISATA - Wakil Ketua Komisi III DPRD Mukomuko, Bengkulu, Frenky Janas saat diwawancarai, Jumat (15/8/2025). Wakil Ketua Komisi III DPRD Mukomuko soal Objek Wisata Danau Lebar, harus ada campur tangan Pemerintah Daerah untuk mendongkrak PAD. 

Di danau lebar dulunya, sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan, lantran suasana yang masih asri dan udara segar yang masih terjaga.

Ditambah pemandangan yang masih alami, dengan dua pulau yang berada di tengah danau menjadi magnet tersendiri.

Dulu banyak atraksi ditampilkan di objek wisata ini, mulai dari kuda lumping hingga konser dangdut.

Namun, sekarang objek wisata ini hanya sesekali dikunjungi pasangan muda atau warga sekitar yang memancing di tepi danau.

Menurut Suprapto, seorang warga yang masih mengunjungi danau lebar ini, berharap danau lebar bisa ramai kembali seperti sebelumnya.

Pasalnya objek wisata danau lebar ini, memiliki potensi besar jika dikembangkan dengan baik.

“Harapanya bisa ramai seperti dulu, karena objek wisata danau lebar ini punya potensi besar,” ungkap Suprapto saat diwawancarai, Minggu (10/8/2025) sekitar 15.24 WIB.

Suprapto menjelaskan, sepinya objek wisata danau lebar ini, lantaran terkendala modal untuk membangun wahana baru.

Jika menggunakan modal dari desa sendiri, lanjut Suprapto, pihak desa tak akan mampu memberikan modal untuk membangun objek wisata ini.

“Sayang sekali kalau sampai tak ramai lagi, sepi nya objek wisata ini, mungkin dipengaruhi modal yang tak ada untuk wahana baru,” jelas Suprapto.

Pihaknya berharap adanya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Mukomuko maupun dari Pemerintah Provinsi Bengkulu, untuk kembali meramaikan objek wisata ini.

Seperti dengan pembangunan jembatan gantung dari pinggir danau ke pulau yang ada di tengah danau. 

Ataupun dibangung tracking di pinggir danau lebar ini, agar orang dapat bersantai disepanjang trackingnya, dirinya merasa akan menjadi daya tarik tersendiri.

Kemudian, adanya pembibitan ikan di danau ini, agar nanti para pemancing dapat memancing di danau lebar ini.

Dengan adanya bantuan seperti itu dari pemerintah, akan mendongkrang pendapatan asli daerah dan desa, dan UMKM yang ada disekitar objek wisata juga hidup.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved