Berita DPRD Provinsi Bengkulu
Perjuangkan Enggano, DPRD Bengkulu Usulkan GOR dan Tambahan Tunjangan Guru
DPRD Bengkulu mendorong tunjangan khusus guru di pulau terluar kembali diberikan demi mendukung pendidikan Enggano.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- DPRD Provinsi Bengkulu mendorong pemerintah daerah agar lebih serius memperhatikan pembangunan di wilayah Enggano, mulai dari pembangunan gedung olahraga (GOR) hingga peningkatan tunjangan guru yang bertugas di pulau terluar tersebut.
- Aspirasi itu disampaikan sebagai upaya pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
- Tunjangan tersebut setara dengan satu kali gaji dan diberikan sebagai bentuk perhatian bagi tenaga pendidik yang bertugas di wilayah dengan akses terbatas.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Teuku Zulkarnain menyoroti hilangnya tunjangan khusus bagi guru yang bertugas di wilayah pulau terluar, termasuk di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara.
Hal itu setelah Teuku melakukan kunjungan kerja ke Pulau Enggano, Bengkulu Utara beberapa waktu lalu.
Menurut Teuku, sebelumnya para guru yang bertugas di wilayah terluar masih menerima tunjangan khusus dari pemerintah pusat.
Namun saat ini, bantuan tersebut sudah tidak lagi diberikan.
“Dulu ada tunjangan dari pemerintah pusat. Sekarang sudah tidak ada lagi. Padahal itu sangat membantu guru yang bertugas di pulau terluar,” ungkap Teuku saat ditanya wartawan, di Kantor DPRD Provinsi Bengkulu, Selasa (12/5/2026).
Tunjangan tersebut setara dengan satu kali gaji dan diberikan sebagai bentuk perhatian bagi tenaga pendidik yang bertugas di wilayah dengan akses terbatas.
Pihaknya pun telah menyampaikan persoalan tersebut kepada pemerintah pusat untuk mengetahui penyebab dihentikannya tunjangan tersebut.
Baca juga: Tanggapan DPRD soal SPMB Bengkulu 2026, Sekolah Dilarang Langgar Aturan Penerimaan Siswa
Namun apabila bantuan dari kementerian tidak lagi tersedia, DPRD Bengkulu mendorong agar pemerintah daerah dapat mengambil langkah melalui anggaran daerah.
“Kalau memang dari kementerian sudah tidak ada, maka kita coba carikan solusi di daerah. Karena sekolah yang berada di pulau terluar juga tidak banyak,” kata Teuku.
Teuku mengatakan, perhatian terhadap tenaga pendidik di wilayah terluar sangat penting agar pelayanan pendidikan tetap berjalan maksimal, khususnya di Pulau Enggano yang memiliki keterbatasan fasilitas dan akses transportasi.
Selain persoalan tunjangan guru, Teuku juga mengungkapkan adanya usulan pembangunan gedung olahraga (GOR) di Enggano.
Menurutnya, lahan seluas sekitar 9 hektare telah tersedia dan memungkinkan untuk dibangun fasilitas olahraga tersebut.
“GOR itu nantinya bukan hanya untuk sekolah, tetapi juga bisa dimanfaatkan masyarakat Enggano secara umum karena di sana masih minim sarana olahraga,” jelas Teuku.
Teuku berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan dasar masyarakat Enggano, baik di sektor pendidikan maupun fasilitas umum lainnya. (ADV)
| Tanggapan DPRD soal SPMB Bengkulu 2026, Sekolah Dilarang Langgar Aturan Penerimaan Siswa |
|
|---|
| DPRD Bengkulu Dorong Pembangunan Irigasi dan Infrastruktur di Pulau Enggano |
|
|---|
| DPRD Bengkulu Siap Perjuangkan Aspirasi PPPK Paruh Waktu hingga ke Pemerintah Pusat |
|
|---|
| Wakil Ketua I DPRD Bengkulu Dukung Penuh POPDA, Dinilai Jadi Fondasi Lahirkan Atlet Nasional |
|
|---|
| DPRD Bengkulu Dorong Pemprov Cairkan DBH, Pembayaran Dilakukan Bertahap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Waka-I-DPRD-Provinsi-Bengkulu-saat-meninjau-SMA-di-Enggano.jpg)