Perampokan di Rejang Lebong

Siasat 5 Perampok Bertopeng Gasak Kopi & Emas Petani Rejang Lebong, Teriak Anak Korban Kecelakaan

Siasat Licik Aksi 5 Perampok Bertopeng di Rejang Lebong Gasak Kopi hingga Emas Petani, Tipu Muslihat Teriak Anak Korban Kecelakaan

Editor: Hendrik Budiman
TribunBengkulu.com/M Rizki Wahyudi
PERAMPOKAN - TKP perampokan di Rejang Lebong. Sisat licik aksi 5 perampok bertopeng di Rejang Lebong, para pelaku berhasil menggasak kopi hingga emas milik petani.  

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, M. Rizki Wahyudi

TRIBUNBENGKULU.COM, REJANG LEBONG - Sisat licik aksi 5 perampok bertopeng di Rejang Lebong, para pelaku berhasil menggasak kopi hingga emas milik petani. 

Lebih mengejutkan lagi, mereka menggunakan tipu muslihat dengan teriakan anak korban yang pura-pura kecelakaan untuk melancarkan aksi kejahatannya.

Diketahui, 5 pria misterius bersenjata tajam menyatroni rumah sekaligus pondok kebun milik Medianto warga Dusun IV Desa Suban Ayam, Kecamatan Selupu Rejang.

Peristiwa perampokan itu terjadi pada Rabu (20/8/2025) sekitar pukul 23.30 WIB.

Saat kejadian, korban bersama istrinya sedang tertidur lelap di rumah sekaligus pondok kebun mereka.

Kapolsek Selupu Rejang, Iptu Ibnu Sina Alfarobi, mengungkapkan modus para pelaku cukup licik.

Sebelum masuk ke pondok, salah satu dari mereka mengetuk pintu sambil berteriak bahwa anak korban mengalami kecelakaan. Mendengar kabar itu, korban langsung membuka pintu. 

Baca juga: Kronologi Perampokan di Rejang Lebong Bengkulu: Sekeluarga Disekap, Emas dan Kopi Raib

"Namun, begitu pintu terbuka, lima orang laki-laki yang seluruhnya menggunakan penutup wajah langsung menyerbu masuk,” jelas kapolsek. 

Korban dan istrinya kemudian disekap dan diikat menggunakan tali. Dalam kondisi terikat, mereka hanya bisa pasrah saat para pelaku leluasa mengacak-acak pondok.

Hal ini dikarenakan kelima pelaku juga mengancam dengan senjata tajam agar korban tidak melawan.

“Korban dan istrinya ini disekap dan diikat, pelaku juga membawa sajam," lanjut kapolsek. 

Usai melancarkan aksinya, kawanan perampok tersebut langsung kabur meninggalkan korban yang masih dalam kondisi terikat.

Barang-barang yang berhasil digasak antara lain 18 karung kopi, uang tunai Rp7 juta, perhiasan emas seberat 10 gram, serta satu unit handphone. 

Total kerugian korban ditaksir mencapai sekitar Rp64,7 juta lebih. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved