Penganiayaan di Bengkulu Selatan

Remaja di Bengkulu Selatan Jadi Korban Pembacokan Saat Jogging, Identitas Pelaku Langsung Ketahuan

Remaja di Bengkulu Selatan dibacok saat jogging. Pelaku berinisial Ro (18) sudah teridentifikasi, polisi masih memburu.

|
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Ricky Jenihansen
HO TribunBengkulu.com
KORBAN PEMBACOKAN - Habib Trisnanda (18) warga Jalan Iskandar Baksir Desa Batu Lambang, Kecamatan Pasar Manna saat berada di rumah sakit As Syifa Manna. Kejadian bermula saat korban sedang joging di Tebat Gelumpai pada Jumat (22/8/2025). 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Seorang remaja bernama Habib Trisnanda (18), warga Desa Batu Lambang, Kecamatan Pasar Manna, menjadi korban pembacokan saat jogging di kawasan Tebat Gelumpai pada Jumat (22/8/2025) sore.

Identitas pelaku yang diduga berinisial Ro (18) langsung diketahui. 

Hingga kini, polisi masih melakukan pengejaran.

Peristiwa bermula ketika korban jogging bersama rekannya, Nabil, di Tebat Gelumpai, Desa Batu Lambang, sekitar pukul 18.17 WIB. 

Saat berlari, korban hampir ditabrak sepeda motor yang dikendarai Ro, warga Jalan Telkom, Kelurahan Padang Kapuk, Kecamatan Kota Manna.

Korban dan pelaku sempat terlibat adu mulut, sebelum akhirnya korban pergi membeli air minum. 

Tidak lama berselang, Ro datang kembali bersama pacarnya, Tasya, lalu mengejar korban dan melakukan pembacokan hingga mengenai betis dan lengan korban.

Habib sempat berusaha menyelamatkan diri ke rumah pamannya sebelum dibawa ke RS As Syifa untuk mendapat pertolongan medis.

Kepala Desa Batu Lambang, Epan, membenarkan adanya warganya yang menjadi korban pembacokan pada Jumat sore.

“Iya benar, ada warga kami bernama Habib Trisnanda yang menjadi korban pembacokan. Saat ini sudah mendapatkan penanganan medis di RS As Syifa,” ujar Epan.

Ia menambahkan, motif peristiwa ini belum diketahui dan masih ditangani pihak kepolisian.

“Kami belum tahu pasti motif dan kronologi kejadiannya. Kalau itu silakan konfirmasi langsung ke pihak kepolisian,” lanjutnya.

Hingga saat ini, polisi masih memburu pelaku, meskipun identitasnya sudah diketahui berdasarkan keterangan korban.

Baca juga: 132 Warga Binaan di Bengkulu Selatan Dilatih Buat Kerajinan dari Kardus dan Koran, Akan Dipatenkan

Pidana Penganiayaan

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved