Sabtu, 25 April 2026

Berita Bengkulu

Kenapa Sapi Kurban Presiden Prabowo di Bengkulu Harus Super Besar? Ini Penjelasannya

Seleksi sapi kurban bantuan Presiden di Bengkulu hampir rampung. Tiap daerah usulkan ternak terbaik berbobot minimal 850 kg.

|
Panji Destama/TribunBengkulu.com/Muhammad Panji Destama Nurhadi
KEPALA DINAS - Kepala Disnakkeswan Provinsi Bengkulu, Abdul Hadi, saat diwawancarai di Kantor Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Selasa (21/4/2026). Seleksi sapi kurban bantuan Presiden di Bengkulu hampir rampung. Tiap daerah usulkan ternak terbaik berbobot minimal 850 kg. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU – Progres bantuan sapi kurban dari Presiden untuk Provinsi Bengkulu kini memasuki tahap verifikasi dan seleksi akhir.

Direncanakan, sebanyak 11 ekor sapi kurban dari Presiden Prabowo Subianto akan disalurkan untuk seluruh kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Provinsi Bengkulu, Abdul Hadi, menyampaikan bahwa seluruh tahapan telah dilaksanakan sesuai arahan Sekretariat Presiden.

“Alhamdulillah, bantuan sapi kurban dari Bapak Presiden sampai hari ini telah kami laksanakan sesuai instruksi dari Sekretariat Presiden,” ujar Abdul Hadi saat dihubungi, Sabtu (25/4/2026).

Ia menjelaskan, proses seleksi meliputi pemeriksaan fisik ternak, penimbangan bobot badan, hingga pengambilan sampel untuk memastikan kesehatan hewan dari berbagai penyakit.

Setiap kabupaten/kota mengusulkan tiga ekor sapi sebagai kandidat. Namun, hanya satu ekor yang akan dipilih untuk mewakili masing-masing daerah.

“Setiap daerah mengusulkan tiga ekor sapi sebagai calon, nantinya dipilih satu yang memenuhi kriteria,” jelasnya.

Baca juga: Bobot Hampir 1 Ton, 3 Sapi di Seluma Jadi Kandidat Kurban Presiden RI

Adapun kriteria dari pemerintah pusat, sapi harus memiliki bobot minimal 850 kilogram per ekor. Selain itu, akan dipilih satu ekor sapi untuk tingkat provinsi dengan bobot lebih besar dibandingkan sapi dari kabupaten/kota.

Saat ini, seluruh data sapi yang diusulkan telah dikumpulkan dan segera disampaikan ke pemerintah pusat untuk tahap penetapan.

Abdul Hadi menyebut, sebagian besar sapi berasal dari daerah masing-masing. Namun, untuk memenuhi standar bobot, terdapat kemungkinan pengadaan dari daerah lain.

“Untuk Lebong, kemarin belum ditemukan sapi dengan kriteria tersebut, sehingga kemungkinan akan disiapkan dari daerah lain,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sapi untuk Kabupaten Lebong diperkirakan berasal dari Rejang Lebong yang memiliki potensi ternak dengan bobot sesuai standar.

Dengan demikian, proses seleksi kini tinggal menunggu keputusan pemerintah pusat terkait penetapan sapi kurban bantuan Presiden di Bengkulu.

“Kemungkinan sapi untuk Lebong dari Rejang Lebong, sekarang tinggal menunggu persetujuan pemerintah pusat,” tutupnya.

Baca juga: Jelang Iduladha 1447 H, Bengkulu Selatan Pastikan 1.858 Hewan Kurban dalam Kondisi Sehat

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved