Beeita Bengkulu
Proyek Kereta Api Bengkulu Kembali Dibahas, Investor Swasta Siap Terlibat
Pemprov Bengkulu terus mendorong pembangunan kereta api dengan menggandeng swasta dan menunggu dukungan Kemenhub.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Hendrik Budiman
Ringkasan Berita:
- Sejumlah pihak swasta hingga perusahaan batu bara yang menyatakan kesiapan untuk bekerja sama mendukung pembangunan kereta api di Provinsi Bengkulu.
- Pemprov Bengkulu telah mengirim surat kepada Kementerian Perhubungan agar dapat memfasilitasi pertemuan dengan seluruh pihak terkait.
- Rencana pembangunan jalur kereta api di Bengkulu dapat segera direalisasikan karena dinilai sangat penting untuk mendukung distribusi logistik
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Rencana pembangunan jalur kereta api di Bengkulu kembali menjadi pembahasan setelah adanya sinyal ketertarikan dari investor swasta untuk terlibat dalam proyek tersebut.
Pemerintah daerah menyebut komunikasi awal dan penjajakan kerja sama terus dilakukan guna mendorong realisasi transportasi massal yang dinilai strategis bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Pemerintah Provinsi Bengkulu terus berupaya mendorong pembangunan jalur kereta api sebagai salah satu langkah mempercepat pertumbuhan ekonomi di Bengkulu.
Pemprov Bengkulu juga telah melakukan pertemuan dengan sejumlah pihak swasta hingga perusahaan batu bara yang menyatakan kesiapan untuk bekerja sama mendukung pembangunan kereta api di Provinsi Bengkulu.
Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, R.A Denni, mengatakan saat ini pemerintah daerah masih menghadapi keterbatasan kewenangan untuk merealisasikan proyek tersebut secara langsung.
Menurutnya, kondisi keuangan negara yang masih mengalami tekanan membuat pemerintah daerah harus mencari alternatif agar pembangunan tetap dapat berjalan.
“Kita terus berupaya melanjutkan rencana pembangunan perkeretaapian di Bengkulu. Karena pembangunan ini penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat,” kata Denni saat diwawancarai wartawan di Kantor Gubernur Bengkulu, Jumat (15/5/2026).
Pemprov Bengkulu telah mengirim surat kepada Kementerian Perhubungan agar dapat memfasilitasi pertemuan dengan seluruh pihak terkait.
Pertemuan tersebut nantinya akan melibatkan kementerian terkait, investor swasta, hingga perusahaan yang bergerak di sektor batu bara.
Dalam pertemuan itu, akan dibahas skema pembangunan jalur kereta api, apakah dilakukan sepenuhnya oleh pemerintah pusat atau melalui kolaborasi bersama pihak swasta.
“Kami sudah bertemu dengan pihak swasta dan pengusaha batu bara. Mereka pada prinsipnya siap berkolaborasi untuk pembangunan kereta api di Bengkulu,” jelas Denni.
Meski demikian, Pemprov Bengkulu masih menunggu keputusan dan arahan dari Kementerian Perhubungan terkait langkah lanjutan pembangunan tersebut.
Baca juga: Modus 2 Eks Pejabat Bank Plat Merah di Bengkulu, Bujuk Debitur-Cairkan Kredit Pensiun Capai Rp10,7 M
Ada solusi terbaik agar rencana pembangunan jalur kereta api di Bengkulu dapat segera direalisasikan karena dinilai sangat penting untuk mendukung distribusi logistik, hasil tambang, serta meningkatkan investasi di daerah.
Untuk diketahui berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu, Perekonomian Provinsi Bengkulu berdasarkan besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku Triwulan I-2026 mencapai Rp28,64T dan atas dasar harga konstan 2010 mencapai Rp14,30T.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Asisten-II-Setda-Provinsi-Bengkulu-RA-Denni.jpg)