Berita Haji Bengkulu 2026
3 Jemaah Haji Bengkulu Masih Dirawat di RS Arab Saudi, ISPA hingga Hipertensi Jadi Keluhan Terbanyak
Tiga jemaah haji asal Bengkulu masih dirawat di RS Arab Saudi, sementara ISPA dan hipertensi jadi keluhan terbanyak.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Ricky Jenihansen
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 1.343 jemaah haji Bengkulu berada di Makkah.
- Dinkes Bengkulu terus memantau kesehatan jemaah jelang ARMUZNA.
- ISPA dan hipertensi menjadi keluhan kesehatan terbanyak.
- Tiga jemaah Bengkulu masih dirawat di RS Arab Saudi.
- TKHK melakukan pemeriksaan kesehatan menyeluruh jelang ARMUZNA.
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui Dinas Kesehatan terus melakukan pemantauan intensif terhadap kondisi kesehatan jemaah haji asal Bengkulu di Arab Saudi menjelang puncak ibadah haji ARMUZNA 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Penanggung Jawab (PJ) Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Kurniawan Arianto Abdul Gani, mengatakan seluruh jemaah haji asal Bengkulu yang tergabung dalam Kloter PDG 02, PDG 03, PDG 04, dan PDG 05 saat ini telah berada di Kota Makkah dan selesai melaksanakan umrah wajib.
“Seluruh jemaah haji asal Bengkulu saat ini sudah berada di Makkah dan dalam kondisi terus dipantau oleh Tim Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK), terutama menjelang puncak ibadah haji di ARMUZNA,” ungkap Kurniawan dalam laporannya, Rabu (20/5/2026).
Berdasarkan data terbaru penyelenggaraan kesehatan haji Provinsi Bengkulu, total jemaah haji yang telah diberangkatkan ke Arab Saudi mencapai 1.344 orang.
Sebanyak 1.343 jemaah saat ini berada di Makkah dan tercatat satu orang meninggal dunia.
ISPA hingga Hipertensi
Selain itu, pelayanan kesehatan kepada jemaah terus dilakukan selama 24 jam.
Pada hari ini tercatat sebanyak 52 layanan kesehatan diberikan kepada jemaah dengan total akumulasi mencapai 2.113 layanan kesehatan.
Sementara itu, visitasi terhadap Jemaah Prioritas Risiko Tinggi (PRISTI) mencapai 83 orang dengan total akumulasi 3.233 visitasi.
Kurniawan menjelaskan, beberapa diagnosis penyakit yang paling banyak dialami jemaah haji Bengkulu di antaranya Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), hipertensi, febris atau demam, diabetes melitus, myalgia, faringitis, dan vertigo.
“Cuaca panas dan aktivitas ibadah yang cukup padat membuat jemaah rentan mengalami gangguan kesehatan. Karena itu, kami terus mengingatkan jemaah agar menjaga kondisi tubuh,” jelas Kurniawan.
Tiga Jemaah Dirawat di RS Arab Saudi
Saat ini terdapat tiga jemaah haji asal Bengkulu yang masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).
| Kondisi Kesehatan Jemaah Haji Bengkulu Terus Dipantau Intensif Menjelang Armuzna |
|
|---|
| Puncak Haji 1447 H Dimulai Pekan Depan, Jemaah Bengkulu Diimbau Siapkan Fisik dan Kesehatan |
|
|---|
| Menjelang Puncak Haji, Jemaah Asal Bengkulu Jalani Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh |
|
|---|
| 4 Jemaah Calon Haji Bengkulu Selatan Telah Selesaikan Ibadah Umrah Wajib |
|
|---|
| 29 ASN Pemprov Bengkulu Ajukan Cuti Haji 2026, Ada Guru-Kepala Dinas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Jamaah-haji-asal-Bengkulu-lakulan-pemeriksaan-kesehatan.jpg)