Keracunan Massal di Lebong
Keracunan Massal MBG di Lebong, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Turunkan Tim Krisis
pelajar yang menjadi korban keracunan usai mengonsumsi makanan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebong terus bertambah
Penulis: Jiafni Rismawarni | Editor: Ricky Jenihansen
Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Jiafni Rismawarni
TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Bengkulu menurunkan tim krisis kesehatan untuk menangani kasus keracunan massal program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebong.
Hingga Kamis (28/8/2025) siang, jumlah korban tercatat mencapai 456 orang, terdiri atas siswa dan guru.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Edriwan Mansyur, mengatakan pihaknya telah mengambil langkah cepat untuk mengatasi situasi darurat tersebut.
“Tanggapan saya, harus cepat mengatasi permasalahan ini. Kami sudah koordinasi dengan Dinkes dan RS Lebong,” jelas Edriwan, Kamis.
Ia menambahkan, tim krisis kesehatan dan bantuan obat telah diturunkan ke lokasi.
“Dua hari ini berturut-turut kita turunkan tim krisis kesehatan. Kami juga mengirim kebutuhan obat sesuai permintaan RS Lebong sebagai back up untuk mengatasi kekurangan obat dan bahan habis pakai,” ujarnya.
Menurut Edriwan, dukungan penuh dari Dinkes Provinsi bersama jajaran terkait diharapkan dapat mempercepat penanganan ribuan siswa yang terdampak.
Kasus keracunan massal ini terjadi setelah ratusan siswa di sejumlah sekolah di Kabupaten Lebong mengonsumsi makanan dari program MBG.
Pihak kepolisian bersama instansi terkait masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.
“Hari ini sudah lebih dari 400-an siswa yang dilaporkan ditangani. Insya Allah dengan sinergi dan kolaborasi kita, permasalahan ini bisa cepat teratasi,” kata Edriwan.
Baca juga: Korban Keracunan Massal MBG di Lebong Bengkulu Kembali Bertambah Jadi 456 Orang, Ini Rinciannya
Korban Terus Bertambah
Sebelumnya diberitakan, ratusan siswa hingga guru di Kabupaten Lebong, Bengkulu, diduga mengalami keracunan massal usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada Rabu (27/8/2025) siang.
Hingga Kamis (28/8/2025), jumlah korban terus bertambah. Data terbaru mencatat sudah ada 456 orang yang mengalami gejala keracunan, terdiri dari siswa hingga guru.
Kapolres Lebong, AKBP Agoeng Ramadhani, melalui Kasubsi PIDM Humas Aipda Syaiful Anwar, membenarkan adanya penambahan jumlah korban.
Keracunan Massal di Lebong
Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu
Polda Bengkulu
Makan Bergizi Gratis
TribunBreakingNews
| Polisi Beberkan Hasil Penyelidikan Peristiwa Keracunan Massal 456 Siswa dan Guru di Lebong Bengkulu |
|
|---|
| Buntut Keracunan Massal, Program MBG di Lebong Dihentikan Sementara, Tim Kemenkes Turun Investigasi |
|
|---|
| Media Asing Ikut Soroti Kasus 456 Siswa Keracunan MBG di Lebong Bengkulu, Bakso Jadi Biang Keroknya |
|
|---|
| Akhirnya Terungkap Penyebab Keracunan Massal MBG di Lebong Bengkulu, Ternyata dari Bakso |
|
|---|
| Biang Kerok Keracunan MBG di Lebong Sebabkan 456 Siswa Sakit Akhirnya Terkuak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Keracunan-Massal-d-Lebong.jpg)