Dana Transfer ke Daerah Dipangkas
Skema Strategis Pemprov Bengkulu Tetap Jalankan Program Meski Dana Transfer ke Daerah Dipangkas
Wakil Gubernur Bengkulu Mian, Beberkan Skema Penjemputan anggaran dari Pemerintah Pusat, usai pemangkasan TKD 2026.
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Ricky Jenihansen
Selain itu, Mian mengungkap pihaknya berupaya memperoleh anggaran dari kementerian melalui skema Inpres dan tugas pembantuan.
Pihaknya optimis dapat mendapatkan dana tersebut karena memiliki koneksi dengan pemerintah pusat.
“Kita punya dekingan, pak Gubernur kita pak Helmi Hasan terus melobi pemerintah pusat, pak Gubernur juga sangat piawai tentunya anggaran akan didapatkan,” tutup Mian.
Baca juga: Dana Transfer ke Daerah 2026 Dipangkas, Pemprov Bengkulu Atur Strategi Penyesuaian Anggaran
Tanggapan Sekda
Pj Sekda Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, mengatakan pihaknya sudah memiliki strategi menghadapi pemangkasan TKD 2026.
“Kita sesuaikan dengan dana transfer ke daerah untuk di tahun 2026 nanti, sehingga penyesuaian itu dilakukan terutama untuk biaya operasional kantor harus dilakukan efisiensi,” ungkap Herwan Antoni saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Senin (13/10/2025) pukul 09.32 WIB.
Herwan menjelaskan selain biaya operasional kantor harus dihemat, biaya belanja pegawai juga dievaluasi.
Tak hanya itu, untuk program di OPD, hanya program prioritas yang diutamakan, sementara anggaran juga difokuskan pada pembangunan infrastruktur.
“Tak hanya biaya operasional untuk kantor harus dilakukan efisiensi, biaya belanja pegawai juga dilakukan evaluasi, program di OPD hanya prioritas saja, kita juga fokuskan anggaran untuk program pembangunan infrastruktur,” tutur Herwan Antoni.
Herwan menambahkan, di tengah pemangkasan TKD 2026, pihaknya tetap memfokuskan anggaran pada program prioritas, baik itu infrastruktur seperti jalan, jembatan, pendidikan, maupun kesehatan.
Tak hanya itu, pihaknya juga memfokuskan beberapa program nasional dari pemerintah pusat, seperti ketahanan pangan.
“Tak hanya memfokuskan anggaran ke infrastruktur seperti jalan, jembatan, pendidikan dan kesehatan. Program nasional juga kita dukung seperti ketahanan pangan,” jelas Herwan Antoni.
Selain itu, perihal tambahan penghasilan pegawai (TPP) juga akan terdampak pemangkasan TKD 2026.
Untuk itu, Herwan Antoni akan melakukan evaluasi terlebih dahulu terkait TPP ASN nantinya.
“Kita lihat dulu apa yang harus dilakukan kalau TPP ASN, kita upayakan tetap mensejahterakan ASN kita, tapi dalam evaluasi nanti kita juga sudah menyiapkan langkah-langkahnya,” tutup Herwan Antoni.
Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini
| DPRD Soroti Rencana Pemotongan TPP ASN Pemprov Bengkulu Imbas Dana Transfer Dipangkas |
|
|---|
| Strategi Pembangunan Kota Bengkulu saat Dana Transfer Dipangkas, Kadis PUPR: Tingkatkan PAD |
|
|---|
| Cerita Kadinsos Rancang Proposal ke Kemensos, Dibantu Nota Khusus Gubernur Bengkulu Helmi Hasan |
|
|---|
| Strategi Dinas PUPR Bengkulu Tengah Usai Dana TKD Dipangkas Menkeu Purbaya, Fokus ke Kementerian |
|
|---|
| All Out Kadinsos Bengkulu Jemput Dana Pusat usai TKD Dipangkas, Rela Menunggu 4 Hari di Kementerian |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/Skema-Pemerintah-Provinsi-Bengkulu-ditengah-pemangkasan-TKD-2026.jpg)