Berita Bengkulu
Kemenkum Bengkulu Bahas Raperda Rejang Lebong Terkait Perubahan Kedua Perda Nomor 9 Tahun 2016
Kanwil Kemenkum Bengkulu gelar pembahasan Raperda Rejang Lebong terkait perubahan kedua Perda Nomor 9 Tahun 2016, pada Rabu (26/11/2025).
Ringkasan Berita:
TRIBUNBENGKULU.COM - Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bengkulu melalui Divisi Peraturan Perundang-undangan menyelenggarakan kegiatan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Rejang Lebong.
Rapat pembahasan Raperda tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Kabupaten Rejang Lebong Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, berlangsung di Ruang Rapat Fatmawati Kanwil Kemenkum Bengkulu, pada Rabu (26/11/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong Elva Mardiana; Inspektur Kabupaten Rejang Lebong Erik Rostari; Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Rejang Lebong Afreda; Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Daerah Kabupaten Rejang Lebong Ario Tomi.
Lalu dihadiri juga Staf Sekretariat Kabupaten Rejang Lebong; Tim Perancang Peraturan Perundang-undangan Kanwil Kemenkum Bengkulu, yakni Jisi Nasistiawan, Dwita Fransisca, Anita Afriani, dan Rama Apriansyah; serta CPNS Perancang Peraturan Perundang-undangan, M. Afriliyan Paguli.
Sementara itu, Kepala Divisi Peraturan Perundang-undangan dan Pembinaan Hukum, Tongam Renikson Silaban, turut hadir memimpin rapat secara virtual melalui Zoom Meeting.
Dalam pengantar rapat, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Rejang Lebong, Elva Mardiana, menyampaikan bahwa penyusunan perubahan Perda dilakukan sebagai tindak lanjut kebijakan efisiensi anggaran daerah.
Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong diperintahkan untuk melakukan perampingan struktur perangkat daerah, sehingga Perda Nomor 9 Tahun 2016 membutuhkan penyesuaian demi mendukung penataan organisasi perangkat daerah yang lebih tepat guna.
Setelah penyampaian urgensi tersebut, Tim Kerja Harmonisasi I Kanwil Kemenkum Bengkulu memaparkan analisis terhadap draf Raperda.
Pemaparan mencakup evaluasi teknik penulisan peraturan perundang-undangan serta substansi materi muatan norma. Tim menegaskan bahwa perbaikan diperlukan agar regulasi memenuhi kaidah penyusunan peraturan perundang-undangan dan selaras dengan ketentuan yang lebih tinggi.
Keseriusan Kanwil Kemenkum Bengkulu dalam memastikan kualitas regulasi ditekankan kembali oleh Tongam Renikson Silaban dalam arahannya melalui Zoom.
Tongam menyampaikan, setiap penyusunan regulasi daerah harus memastikan efisiensi kelembagaan, namun tetap menjamin efektivitas fungsi pemerintahan.
!Harmonisasi ini bukan sekadar penyesuaian teknis, tetapi upaya memastikan agar struktur organisasi perangkat daerah selaras dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah,” kata Tongam.
Rapat kemudian dilanjutkan dengan pembahasan bersama seluruh peserta.
Setelah melalui proses evaluasi dan penyelarasan, peserta rapat menyatakan kesepakatan atas perbaikan draf Raperda baik dari sisi teknik penulisan maupun substansi.
Dengan demikian, Raperda Kabupaten Rejang Lebong tentang Perubahan Kedua atas Peraturan Daerah Nomor 9 Tahun 2016 dinyatakan siap untuk tahap proses selanjutnya.
KementerianHukum
KemenkumRI
KemenkumBengkulu
KanwilKemenkumBengkulu
Zulhairi
Kakanwil Kemenkum Bengkulu
Kanwil Kemenkum Bengkulu
Kemenkum
Bengkulu
Kementerian Hukum
Kemenkum Bengkulu
| Pemkab Bengkulu Selatan Kembali Raih Opini WTP Kelima Kalinya, Bupati Rifai: Kerja Keras Bersama |
|
|---|
| Tak Terima Nilai Anak Rendah, Oknum Camat Diduga Ngamuk-Pecahkan Meja di SMPN 1 Bengkulu Selatan |
|
|---|
| Oknum Camat Diduga Ngamuk Pecahkan Meja di SMPN 1 Bengkulu Selatan, Tidak Terima Nilai Anak Rendah |
|
|---|
| Bengkulu Tengah Raih Opini WTP Ke-7 Berturut-turut, Bupati: Hadiah HUT ke-18 untuk Masyarakat |
|
|---|
| Sempat Anjlok hingga Rp1.800, Harga Sawit di Bengkulu Selatan Kembali Naik 2 Juni 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/kemenkum2711253.jpg)