Prakiraan Gelombang Bengkulu
BMKG: Waspada Gelombang 2,5 Meter di Perairan Bengkulu 18-21 Desember 2025
BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait tinggi gelombang di wilayah perairan Bengkulu, 18-21 Desember 2025.
Ringkasan Berita:
- Peringatan dini BMKG terkait tinggi gelombang di wilayah perairan Bengkulu
- BMKG Bengkulu mengeluarkan peringatan gelombang tinggi, 18-21 Desember 2025
- Angin di perairan Bengkulu umumnya berhembus dengan kecepatan berkisar 2 – 30 knot
TRIBUNBENGKULU.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait tinggi gelombang di wilayah perairan Bengkulu.
Peringatan ini berlaku mulai 18 Desember 2025 pukul 07.00 WIB hingga 21 Desember 2025 pukul 07.00 WIB.
Menurut BMKG, angin di perairan Bengkulu umumnya berhembus dari arah Barat ke Timur dengan kecepatan berkisar 2 – 30 knot (4 – 60 km/jam).
Kondisi ini, ditambah adanya wilayah konvergensi dan belokan angin, berpotensi meningkatkan gelombang laut dan kecepatan angin di perairan tersebut.
BMKG memprediksi tinggi gelombang 1,25 – 2,5 meter berpeluang terjadi di beberapa lokasi, antara lain:
- Perairan Bengkulu Bagian Utara
- Perairan Bengkulu
- Perairan Bengkulu Bagian Selatan
- Perairan Pulau Enggano
- Samudra Hindia barat Bengkulu
Saran keselamatan:
- Perahu nelayan sebaiknya waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dengan gelombang 1,25 meter.
- Kapal tongkang dianjurkan berhati-hati apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dengan gelombang 1,5 meter.
BMKG mengimbau seluruh pelaku kegiatan perairan untuk memantau informasi cuaca terkini dan selalu memperhatikan prosedur keselamatan pelayaran.
Baca juga: Waspada Bibit Siklon di Sumatera, BPBD Provinsi Bengkulu Siapkan Langkah Rekayasa Cuaca
Peringatan Dini Cuaca Ekstrem
BMKG Stasiun Meteorologi Kelas III Fatmawati Soekarno Bengkulu mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem yang akan melanda wilayah Bengkulu pada 11 hingga 18 Desember 2025.
Intensitas hujan diperkirakan meningkat dan berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Fatmawati Soekarno Bengkulu, Tri Widiarto, mengatakan peningkatan cuaca ekstrem ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang sedang aktif di sekitar wilayah Sumatera bagian barat.
Bibit Siklon Tropis 91S dan MJO Picu Hujan Lebat
Tri menjelaskan, keberadaan Bibit Siklon Tropis 91S di Samudera Hindia barat daya Bengkulu memicu pertemuan massa udara (konfluensi) dan perlambatan angin yang menyebabkan pembentukan awan hujan lebih masif.
“Bibit Siklon 91S ini memberikan dampak cukup signifikan terhadap peningkatan curah hujan di Bengkulu. Ditambah lagi dengan aktifnya fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) serta pengaruh Indian Ocean Dipole (IOD) yang saat ini masih bertahan di fase netral hingga negatif,” ungkap Tri Widiarto dalam keterangan tertulis, Rabu (10/12/2025).
Menurutnya, suhu muka laut yang hangat pada kisaran 29–30°C memperkuat potensi pertumbuhan awan cumulonimbus (Cb) yang menyebabkan hujan intensitas sedang hingga sangat lebat.
Potensi Banjir hingga Longsor di Sejumlah Wilayah Bengkulu
Prakiraan Gelombang Bengkulu
peringatan dini BMKG
Bahaya Gelombang Tinggi
Gelombang Tinggi
BMKG
BMKG Bengkulu
Prakiraan Gelombang
| Waspada Gelombang Tinggi di Bengkulu 19–22 Januari 2026, Nelayan Diminta Hati-hati |
|
|---|
| Gelombang Laut di Provinsi Bengkulu Capai 4 Meter, BMKG Imbau Nelayan Waspada |
|
|---|
| Gelombang Laut Bengkulu Berpotensi Capai 2,5 Meter hingga Awal Januari 2026 |
|
|---|
| Peringatan BMKG Tinggi Gelombang di Perairan Bengkulu 27-30 Desember 2025 |
|
|---|
| Waspada, Tinggi Gelombang 2,5 Meter Berpotensi Terjadi di Perairan Bengkulu 24-27 Desember 2025 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bengkulu/foto/bank/originals/gelombang-tinggi1712.jpg)