Senin, 8 Juni 2026

Berita Bengkulu

Cuaca Ekstrem Mengintai, BPBD Provinsi Bengkulu Tingkatkan Kesiapsiagaan Bencana

Pemprov Bengkulu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menyusul peringatan cuaca ekstrem yang dikeluarkan BMKG, Rabu (14/1/2025).

Tayang:
Penulis: Muhammad Panji Destama Nurhadi | Editor: Yunike Karolina
Ho MC Pemprov Bengkulu
CUACA EKSTREM MENGINTAI - Pj Sekda Provinsi Bengkulu Herwan Antoni saat memimpin apel kesiapsiagaan di halaman kantor BPBD Provinsi Bengkulu, Rabu (14/1/2026). Pemprov Bengkulu tingkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan hadapi bencana hidrometeorologi. 

Ringkasan Berita:

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan menyusul peringatan cuaca ekstrem yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Upaya menghadapi potensi bencana hidrometeorologi ditegaskan melalui apel kesiapsiagaan yang dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, di halaman kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bengkulu, Rabu (14/1/2026).

Dalam arahannya, Herwan menegaskan bahwa BPBD Provinsi Bengkulu berperan sebagai leading sector dalam penanganan dan kesiapsiagaan bencana, terutama menyikapi prakiraan BMKG terkait potensi hujan dengan intensitas ringan hingga lebat dalam beberapa hari ke depan.

Herwan mengingatkan sejumlah daerah di Bengkulu telah mengalami banjir. Sementara di beberapa wilayah lain di Indonesia, curah hujan tercatat berada pada kategori sangat tinggi. 

Kondisi ini, menurutnya, harus menjadi perhatian serius seluruh jajaran.

“Sesuai arahan bapak gubernur, seluruh alat berat harus dipastikan dalam kondisi siap dan siaga. Jika terjadi bencana sewaktu-waktu, kita harus bisa langsung bergerak ke lokasi,” ungkap Herwan di halaman kantor BPBD Provinsi Bengkulu, Rabu (14/1/2026).

Herwan yang juga menjabat Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bengkulu, menekankan bahwa setiap kejadian bencana yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu harus ditangani secara cepat, tepat, dan tanpa penundaan, guna meminimalkan dampak serta mencegah kendala di lapangan.

Selain kesiapan personel, ia juga meminta BPBD memastikan seluruh peralatan dan logistik di posko bencana dalam kondisi siap pakai.

Koordinasi lintas sektor dengan instansi terkait pun harus terus diperkuat.

“Penanggulangan bencana tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan kerja sama dan sinergi seluruh unsur agar penanganan berjalan optimal,” kata Herwan dikutip dari rilis yang diterima TribunBengkulu.com.

Tak hanya itu, Herwan juga menekankan pentingnya latihan rutin kesiapsiagaan bencana bagi seluruh personel. Ketersediaan sumber daya manusia harus diimbangi dengan kemampuan dan keterampilan teknis yang memadai.

“Jangan sampai personelnya ada, tetapi kemampuan penanganan bencananya kurang. Kesiapsiagaan harus terus dilatih,” jelas Herwan.

Herwan turut mengingatkan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Sosial, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta OPD lainnya, untuk aktif memantau perkembangan cuaca yang bersifat dinamis dan cepat berubah sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana.

Menutup arahannya, Herwan Antoni mengajak seluruh pihak untuk tidak hanya mengandalkan mitigasi teknis, tetapi juga memperkuat ikhtiar spiritual.

“Terus pantau kondisi dan jangan lupa berdoa. Mitigasi bencana perlu diiringi dengan mitigasi langit. Semoga Provinsi Bengkulu selalu dalam lindungan Allah subhanahu wa ta’ala,” ujar Herwan.

Baca juga: Profil dan Harta Kekayaan 3 Kandidat Sekda Bengkulu Tengah, Siapa Pilihan Bupati Rachmat Riyanto?

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved