Jumat, 1 Mei 2026

Berita Bengkulu

Bolos Sekolah, Satpol PP Amankan Belasan Pelajar di Bengkulu saat Main Gaple

Belasan Pelajar di Kota Bengkulu terjaring razia oleh Satpol PP Provinsi Bengkulu saat main gaple.

Tayang:
HO Satpol PP Provinsi Bengkulu
PELAJAR BOLOS SEKOLAH - Belasan pelajar saat dibina oleh Satpol PP Provinsi Bengkulu usai terjaring razia, di Kantor Satpol PP Bengkulu, di Komplek Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (26/1/2026). Belasan Pelajar di Kota Bengkulu terjaring razia oleh Satpol PP Provinsi Bengkulu saat main gaple. 
Ringkasan Berita:
  • Satpol PP  Provinsi Bengkulu kembali mengamankan belasan pelajar tingkat SMP dan SMA dalam patroli rutin yang digelar di kawasan Kota Bengkulu, Senin (26/1/2026) siang.
  • Saat terjaring razia, para pelajar diketahui sedang bermain gaple, ngopi, bahkan merokok di jam belajar sekolah.
  • Satpol PP juga memanggil pihak sekolah dan orang tua untuk menjemput para pelajar tersebut agar dapat kembali ke rumah masing-masing.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bengkulu kembali mengamankan belasan pelajar tingkat SMP dan SMA dalam patroli rutin yang digelar di kawasan Kota Bengkulu, Senin (26/1/2026) siang.

Belasan pelajar dari berbagai sekolah tersebut diamankan setelah kedapatan bolos sekolah dan asyik nongkrong di sebuah kedai di kawasan Kelurahan Sawah Lebar. 

Saat terjaring razia, para pelajar diketahui sedang bermain gaple, ngopi, bahkan merokok di jam belajar sekolah.

Selanjutnya, seluruh pelajar tersebut digelandang ke Markas Satpol PP Provinsi Bengkulu untuk menjalani pembinaan.

Kepala Satpol PP Provinsi Bengkulu, Deki Zulkarnain, mengatakan penertiban ini merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Bengkulu dalam membantu orang tua mendidik anak agar tidak terjerumus ke pergaulan negatif.

“Ini sesuai dengan program Gubernur untuk membantu orang tua mendidik anak. Kami langsung lakukan pembinaan dengan olahraga bersama, pemberian nasihat, serta pendataan,” ungkap Deki saat di konfirmasi melalui whatsapp di Bengkulu, Senin (26/1/2026) pukul 14.45 WIB.

Usai pembinaan, Satpol PP juga memanggil pihak sekolah dan orang tua untuk menjemput para pelajar tersebut agar dapat kembali ke rumah masing-masing.

Baca juga: Penertiban PKL Pasar Panorama Bengkulu Diperketat, PLN Putuskan Sambungan Listrik Ilegal

Deki menegaskan, patroli dan razia terhadap pelajar yang bolos sekolah akan terus dilakukan. 

Satpol PP Provinsi Bengkulu bahkan telah membentuk tim khusus untuk menyasar pelajar yang berada di luar sekolah saat jam belajar.

“Ini akan terus kami lakukan, karena sudah ada tim khusus yang dibentuk untuk merazia pelajar yang bolos sekolah,” jelas Deki.

Tak hanya menertibkan pelajar, Satpol PP Provinsi Bengkulu juga memberikan peringatan keras kepada pemilik kedai atau tempat tongkrongan agar tidak memfasilitasi pelajar nongkrong di jam sekolah.

Menurut Deki, saat pemeriksaan diketahui pemilik kedai menyediakan kartu dan perlengkapan gaple yang digunakan para pelajar.

“Pemilik kedai sudah kami tegur dan diberi peringatan. Jika masih ditemukan memfasilitasi pelajar bolos sekolah, maka akan kami tindak tegas. Ini menyangkut masa depan generasi muda,” tutup Deki.

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved