Sabtu, 13 Juni 2026

Berita Bengkulu

Siswi SMK Digerebek Bersama 3 Pria di Hotel Penurunan Bengkulu, Langsung Sidang Adat

Seorang siswi SMK dan tiga pria digerebek saat razia pekat di hotel kawasan Penurunan Bengkulu, Rabu (4/3/2026) malam.

Tayang: | Diperbarui:
TribunBengkulu.com/Panji Destama
RAZIA PEKAT - TNI-Polri dan Satpol PP Kota Bengkulu saat mendapati 3 orang laki-laki dan 1 perempuan, yang diantaranya masih berstatus pelajar saat berada di salah satu penginapan di Kawasan Penurunan, Kota Bengkulu, Rabu (4/3/2026) malam. Sebanyak 8 orang diamankan saat operasi Penyakit Masyarakat dari sepasang kekasih hingga pelajar turut diamankan. 

Ringkasan Berita:
  1. Razia pekat TNI, Polri, dan Satpol PP Bengkulu mengamankan delapan orang di sejumlah lokasi.
  2. Seorang siswi SMK dan tiga pria digerebek di hotel kawasan Penurunan.
  3. Dua pria dan satu perempuan yang diamankan diketahui masih berstatus pelajar.
  4. Razia dilakukan berdasarkan laporan masyarakat terkait prostitusi “aplikasi hijau”.
  5. Petugas juga menemukan alat kontrasepsi di sejumlah penginapan saat operasi berlangsung.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Panji Destama

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU - Seorang siswi SMK bersama tiga pria digerebek petugas gabungan TNI, Polri, dan Satpol PP Kota Bengkulu saat razia penyakit masyarakat (Pekat) di salah satu hotel di kawasan Penurunan, Kota Bengkulu, Rabu (4/3/2026) malam.

Dalam razia tersebut, tim gabungan juga mengamankan empat orang lainnya, termasuk pasangan muda berusia 19 tahun dan 20 tahun.

Sedangkan tiga pria yang bersama siswi SMK tersebut diketahui dua di antaranya berstatus pelajar.

Mereka diamankan setelah diketahui tidak dapat menunjukkan kartu identitas.

Kabag Ops Polresta Bengkulu Kompol Yuda Setiawan mengatakan bahwa kedelapan orang yang diamankan ini merupakan hasil dari kegiatan operasi penyakit masyarakat (Pekat).

“Di beberapa tempat tadi kita temukan, atas dasar informasi dari masyarakat yang disinyalir. Ada tempat-tempat yang menyediakan jasa melalui aplikasi hijau, entah itu di losmen maupun di hotel,” ungkap Kompol Yudha saat diwawancarai wartawan, Kamis (5/3/2026) pukul 01.08 WIB.

“Untuk yang diamankan, selanjutnya akan kita ambil keterangan. Dan kalau memang itu nanti terbukti, ya kan dari hasil gelar perkara bisa naik sidik ya kita akan teruskan, kita lanjutkan. Dan kalau tidak, kami akan berkoordinasi dengan Kasatpol PP, untuk kemudian dibina atau mungkin dengan perda adat, sehingga menimbulkan saksi yang jelas,” lanjut Kompol Yudha.

Kompol Yudha menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan untuk menjaga Kota Bengkulu tetap aman dan kondusif agar terhindar dari penyakit masyarakat, terutama saat ini sedang bulan suci Ramadan menjelang Idul Fitri.

“Intinya kegiatan ini untuk menjaga Kota Bengkulu tetap aman dan kondusif agar terhindar dari penyakit masyarakat, terutama saat ini sedang bulan suci Ramadan menjelang Idul Fitri,” jelas Kompol Yudha.

Baca juga: Marak Prostitusi Aplikasi Hijau, Satpol PP Bengkulu Gerebek Penginapan di Sukamerindu-Tanah Patah

Sidang Adat

Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bengkulu menyerahkan delapan orang yang diduga bukan pasangan suami istri kepada pemerintah kelurahan dan tokoh adat untuk menjalani sidang adat, Kamis (5/3/2026).

Penyerahan pertama dilakukan terhadap 6 orang yang terdiri dari 2 perempuan dan 4 laki-laki.

Mereka sebelumnya ditemukan berada di dalam kamar tertutup tanpa ikatan pernikahan yang sah pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 13.01 WIB.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved