Kamis, 28 Mei 2026

Berita Bengkulu Selatan

Penyebab Antrean Solar Mengular di SPBU Tanjung Raman Bengkulu Selatan

Antrean solar mengular di SPBU Tanjung Raman akibat gangguan aplikasi pengisian, sementara stok BBM dipastikan aman.

Tayang:
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Ricky Jenihansen
TribunBengkulu.com/Nur Rahma Sagita
ANTREAN MENGULAR - Foto antrean mengular di SPBU Tanjung Raman, Bengkulu Selatan, Rabu (26/5/2026). Antrean solar mengular di SPBU Tanjung Raman akibat gangguan aplikasi pengisian, sementara stok BBM dipastikan aman. 

Ringkasan Berita:
  1. Kemacetan terjadi di SPBU Tanjung Raman pada Selasa pagi.
  2. Gangguan aplikasi pengisian solar menyebabkan antrean kendaraan mengular.
  3. Kemacetan diperkirakan berlangsung sekitar 30 menit.
  4. SPBU memastikan stok solar, pertalite dan pertamax masih aman.
  5. Kemacetan disebut kerap terjadi karena lokasi SPBU sempit.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Kemacetan di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tanjung Raman, Kabupaten Bengkulu Selatan, dikeluhkan masyarakat pada Selasa (26/5/2026) pagi sekitar pukul 09.00 WIB.

Menanggapi keluhan tersebut, Pengawas SPBU Tanjung Raman, Gomadi, buka suara terkait penyebab kemacetan yang terjadi.

Ia menjelaskan, kemacetan dipicu adanya kendala pada aplikasi pengisian solar sehingga menyebabkan antrean kendaraan, terutama mobil besar, mengular hingga memadati badan jalan.

Akibat antrean yang panjang tersebut, arus lalu lintas di sekitar SPBU menjadi tersendat dan mengganggu pengendara lain yang melintas di kawasan itu.

“Tadi aplikasi pengisian solar mengalami kendala, jadi kami menghubungi pihak Pertamina untuk melakukan pengecekan terkait masalah pada aplikasi. Kami juga dipandu melalui video call dengan waktu yang cukup lama, sehingga antrean kendaraan menumpuk dan menyebabkan kemacetan,” ujar Gomadi saat diwawancarai TribunBengkulu.com sambil membantu mengatur arus lalu lintas di SPBU Tanjung Raman, Selasa (26/5/2026).

Pastikan Stok BBM Aman

Lanjut Gomadi, kemacetan yang terjadi diperkirakan berlangsung sekitar 30 menit.

Namun, kondisi tersebut dipastikan tidak mengganggu stok bahan bakar minyak (BBM) lainnya karena stok BBM di SPBU Tanjung Raman saat ini masih aman dan lancar.

Ia juga memastikan, menjelang Lebaran Idul Adha pada Rabu (27/5/2026), masyarakat tidak perlu khawatir ataupun panik terkait ketersediaan BBM.

“Aman, stok solar hari ini 8 ton, pertalite 16 ton dan pertamax masih tersedia sebanyak 8 ton,” ungkap Gomadi.

Kemacetan Kerap Terjadi

Selain itu, Gomadi mengungkapkan bahwa kemacetan di SPBU Tanjung Raman memang kerap terjadi.

Hal tersebut disebabkan lokasi pengisian BBM yang berada di area sempit dengan kondisi jalan yang juga tidak terlalu lebar.

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved