Jumat, 29 Mei 2026

Idul Adha 2026

Harga Ayam di Bengkulu Selatan Naik usai Idul Adha 2026

Kenaikan harga juga dipengaruhi meningkatnya permintaan setelah adanya program MBG sehingga kebutuhan ayam di pasaran semakin tinggi.

Tayang:
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Hendrik Budiman
NurRahmaSagita/TribunBengkulu.com/Nur Rahma Sagita
AYAM POTONG - Harga ayam potong di Bengkulu Selatan mengalami kenaikan di H+1 lebaran hingga Rp 50 ribu. Penyebab naiknya harga ayam karena stok yang mulai menipis sehingga modal pembelian dari pemasok ikut mengalami kenaikan. 
Ringkasan Berita:
  • H+1 Lebaran Idul Adha 1447 Hijriah, harga ayam di Bengkulu Selatan naik signifikan.
  • Penyebab naiknya harga ayam karena stok yang mulai menipis sehingga modal pembelian dari pemasok ikut mengalami kenaikan.
  • Kenaikan harga juga dipengaruhi meningkatnya permintaan setelah adanya program MBG sehingga kebutuhan ayam di pasaran semakin tinggi.

 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Setelah H+1 Lebaran Idul Adha 1447 H tahun 2026, harga ayam potong di Pasar Ampera Bengkulu Selatan mengalami kenaikan signifikan.

Asni, pedagang ayam potong di Pasar Ampera, mengungkapkan kenaikan harga mulai terjadi sejak memasuki momen Lebaran. Sebelumnya, harga ayam potong masih berada di kisaran Rp 45 ribu per kilogram.

“Iya memang harga ayam mengalami kenaikan hingga Rp 50 ribu per kilogram,” ujar Asni saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Kamis (28/5/2026).

Penyebab naiknya harga ayam karena stok yang mulai menipis sehingga modal pembelian dari pemasok ikut mengalami kenaikan.

Hal itu berdampak pada harga penjualan di tingkat pedagang.

Baca juga: Harga Kopi di Kepahiang Mulai Stabil, Pasokan dari Petani Kembali Meningkat

Selain itu, kenaikan harga juga dipengaruhi meningkatnya permintaan setelah adanya program MBG sehingga kebutuhan ayam di pasaran semakin tinggi.

“Stok sedikit dan banyaknya permintaan menyebabkan harga ikut naik,” ungkap Asni.

Selain itu, Asni mengatakan kenaikan harga ayam juga kerap terjadi saat menjelang maupun setelah hari raya Lebaran dan libur nasional.

Berdasarkan pantauan TribunBengkulu.com, kondisi Pasar Ampera masih terlihat sepi usai Lebaran Idul Adha.

Aktivitas pasar didominasi pedagang sayur dan kebutuhan harian lainnya, sementara sejumlah pedagang daging diketahui belum kembali berjualan.

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved