Selasa, 2 Juni 2026

Berita Bengkulu Selatan

Harga TBS Sawit di Bengkulu Selatan Kembali Naik, Senin 1 Juni 2026, Berikut Daftarnya

Harga Tanda Buah Segar (TBS) sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan kembali mengalami kenaikan.

Tayang:
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Rita Lismini
NurRahmaSagita/TribunBengkulu.com/Nur Rahma Sagita
HARGA TBS SAWIT - TBS sawit di Bengkulu Selatan mulai berangsur naik pada Senin 1 Juni 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Harga Tanda Buah Segar (TBS) sawit di Bengkulu Selatan kembali mengalami kenaikan di sejumlah pabrik.
  • Di PT SBS, harga TBS naik menjadi Rp 2.280/kg dari sebelumnya Rp 2.000/kg.
  • Di PT BSL, harga TBS BSL1 naik menjadi Rp 2.430/kg, sementara brondol segar juga mengalami kenaikan hingga Rp 2.780/kg.
  • Dinas Pertanian Bengkulu Selatan menyebut kenaikan ini berdasarkan laporan harga terbaru di lapangan.

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Harga Tanda Buah Segar (TBS) sawit di Kabupaten Bengkulu Selatan kembali mengalami kenaikan.

Diketahui, harga TBS sawit di pabrik PT SBS hari ini naik menjadi Rp 2.280 per kilogram dari sebelumnya Rp 2.000 per kilogram.

Sedangkan harga TBS sawit di PT BSL juga mengalami kenaikan, dengan harga BSL1 mencapai Rp 2.430 per kilogram.

Sementara itu, harga brondol segar BSL1 naik menjadi Rp 2.780 per kilogram dari sebelumnya Rp 2.180 per kilogram. Adapun harga brondol biasa saat ini berada di angka Rp 2.580 per kilogram.

“Hari ini dari laporan harga sudah kembali naik,” ujar Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian Bengkulu Selatan, Arif Budiman kepada TribunBengkulu.com, Senin (1/6/2026).

Harap Harga Mulai Stabil

Lanjut Arif, pihaknya berharap harga sawit mulai kembali normal sehingga para petani dapat menjual TBS sawit dengan harga yang stabil.

Pasalnya, ketika harga sawit mengalami penurunan drastis, banyak petani mengeluhkan tingginya biaya kebutuhan perkebunan seperti pupuk dan biaya pemeliharaan lainnya.

“Alhamdulillah, kita harapkan harga ini mulai stabil dan tidak ada penurunan yang begitu signifikan,” kata Arif.

Dengan mulai naiknya harga TBS sawit tersebut, diharapkan dapat membantu meningkatkan pendapatan para petani sawit di Bengkulu Selatan serta mendorong perekonomian masyarakat menjadi lebih baik.

Pemerintah daerah pun diharapkan terus memantau perkembangan harga sawit agar kestabilan harga tetap terjaga dan para petani dapat merasakan dampak positif dari kenaikan harga tersebut secara berkelanjutan.

Sumber: Tribun Bengkulu
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved