Kamis, 23 April 2026

Kunjungan Kerja Wamen Transmigrasi RI

Dinas Transmigrasi Bengkulu Selatan Dorong Percepatan Pembangunan Batu Ampar

Dinas Transmigrasi Bengkulu Selatan minta percepatan pembangunan Batu Ampar untuk dukung ekonomi warga transmigrasi.

Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Ricky Jenihansen
TribunBengkulu.com/Nur Rahma Sagita
EDI SISWANTO – Plt Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Bengkulu Selatan, Edi Siswanto, saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Rabu (10/9/2025). Ia berharap pembangunan di wilayah Transmigrasi Batu Ampar segera dilaksanakan. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN - Plt Kepala Dinas Transmigrasi dan Ketenagakerjaan Kabupaten Bengkulu Selatan Edi Siswanto berharap pembangunan wilayah transmigrasi Batu Ampar Kedurang dapat dipercepat setelah kunjungan Wakil Menteri Transmigrasi Republik Indonesia (RI) Viva Yoga Mauladi.

Edi mengungkapkan, wilayah transmigrasi di Batu Ampar ini sudah berlangsung sejak tahun 2018-2025 dengan jumlah Kartu Keluarga saat ini sebanyak 35 dan jumlah penduduk kurang lebih 56 orang.

Sehingga dengan waktu sekitar 7 tahun menurutnya wilayah ini sudah pantas dan harus untuk mendapatkan penanganan khusus dari pemerintah, baik itu pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan hingga Pemerintah Pusat.

“Sangat kita harapkan, dengan kehadiran wamen hari ini untuk melihat langsung kondisi wilayah Transmigrasi Batu Ampar dengan harapan pembangunan desa dapat dipercepat,” ujar Edi saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Rabu (10/9/2025).

Edi mengungkapkan, bahwa Wakil Menteri Transmigrasi telah mengeluarkan dana bantuan sebesar Rp 4,5 miliar untuk pembangunan infrastruktur di kawasan ini, ia harap dana tersebut bisa segera digunakan.

“Dengan pembangunan yang dilakukan terutama jalan, nanti warga Transmigrasi Batu Ampar dapat betul-betul mandiri dan makmur secara ekonomi,” ungkap Edi.

Lanjut Edi, apabila pembangunan infrastruktur jalan telah selesai, nantinya hasil panen dapat lebih lancar, sehingga warga bisa menjual akses pertanian lebih mudah.

“Selain jalan juga kita telah melakukan pembangunan sekolah yaitu berupa rehap sekolah dan ruangan guru serta fasilitas tambahan sekolah seperti ruang lab,” lanjutnya.

Edi berharap, apabila wilayah transmigrasi Batu Ampar fasilitas sudah memadai maka bisa menambah kembali warga transmigrasi yang baru. Sehingga wilayah transmigrasi Batu Ampar betul-betul menjadi pusat roda ekonomi.

“Alhamdulillah untuk saat ini faslitas disini sudah berjalan seperti jalan, sekolah, kesehatan puskesmas seminggu sekali, mushola, kami berharap apabila fasilitas ini lebih baik maka harapan untuk masyarakat yang tinggal nanti akan bertambah,” pungkas Edi.

Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved