Jumat, 15 Mei 2026

Longsor di Bengkulu Selatan

Pembersihan Longsor di Jalan Lintas Manna-Pagar Alam Terkendala Alat Berat Rusak

Bencana longsor di Jalan Lintas Manna-Pagar Alam Desa Kayu Ajaran hingga Kamis 18 September 2025 belum bisa dilewati.

Tayang:
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Ricky Jenihansen
HO TribunBengkulu.com
BENCANA LONGSOR - Longsor di Jalan Lintas Manna-Pagar Alam, Desa Kayu Ajaran, hingga Kamis (18/9/2025) belum bisa dilewati. BPBD Bengkulu Selatan menyebut penanganan terkendala alat berat. 

Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita

TRIBUNBENGKULU.COM, BRNGKULU SELATAN - Bencana longsor di Jalan Lintas Manna-Pagar Alam Desa Kayu Ajaran hingga Kamis, 18 September 2025, belum bisa dilewati.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bengkulu Selatan mengungkapkan lamanya pembersihan material longsor ini karena terkendala alat berat yang digunakan, beberapa di antaranya rusak.

“Alat berat kita ada yang rusak, diperkirakan hari ini jalan belum bisa diakses dan masih lumpuh total,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Bengkulu Selatan Hen Yepi kepada TribunBengkulu.com, Kamis (18/9/2025).

Hen mengungkapkan, ada sebanyak tiga unit alat berat yang dikerahkan untuk membersihkan material longsor.

Alat berat ini sendiri disiapkan oleh pihak PUPR Bengkulu Selatan dan PUPR Provinsi Bengkulu.

Namun karena kondisi alat berat yang digunakan sudah tua, alat-alat tersebut sering rusak dan menjadi kendala saat pembersihan material longsor.

Selain masalah alat berat, Hen mengatakan lamanya pembersihan material juga disebabkan karena longsor yang terjadi cukup panjang, mencapai 5–10 meter, serta adanya longsor susulan di sekitar lokasi.

“Jadi titik longsor kali ini lumayan panjang dan ada juga longsor susulan sehingga saat pembersihan ini menjadi kendala bagi kami di lapangan,” ungkap Hen.

Hen mengimbau kepada semua pengguna jalan agar waspada, hati-hati, dan tidak melintas jalan yang terkena longsor. Apabila ingin mengambil jalur alternatif, disarankan melalui jalan Kepahiang.

“Kalau untuk jalur alternatif lengkap tidak ada, namun kalau ingin cepat dan tidak menunggu pembersihan longsor maka silahkan lewat jalur Kepahiang. Kami akan terus berupaya membersihkan material secepat mungkin agar akses jalan bisa kembali seperti biasa,” kata Hen.

Gabung grup Facebook TribunBengkulu.com untuk informasi terkini

 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved