Senin, 8 Juni 2026

Berita Bengkulu Selatan

Bukan Stiker, Rumah Penerima Bansos di Bengkulu Selatan Akan Ditandai dengan Cat Semprot Permanen

Pemkab Bengkulu Selatan melalui Dinas Sosial (Dinsos) Bengkulu Selatan akan melakukan verifikasi dan validasi ulang data.

Tayang:
Penulis: Nur Rahma Sagita | Editor: Ricky Jenihansen
TribunBengkulu.com/Nur Rahma Sagita
KEPALA BIDANG – Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos Bengkulu Selatan, Syariar, saat diwawancarai TribunBengkulu.com, Kamis (22/1/2026). Ia berharap penandaan rumah KPM dapat mengurangi angka kemiskinan hingga ribuan KK. 

Ringkasan Berita:
  1. Pemkab Bengkulu Selatan akan melakukan verifikasi dan validasi ulang data KPM.
  2. Pendataan dilakukan langsung oleh Dinas Sosial Bengkulu Selatan.
  3. Rumah penerima bansos akan ditandai menggunakan cat semprot permanen.
  4. Penanda memuat tulisan KPM serta logo Pemkab dan Dinsos Bengkulu Selatan.
  5. Warga yang menolak penandaan dianggap sudah mampu dan tidak layak menerima bantuan.

 


Laporan Reporter TribunBengkulu.com, Nur Rahma Sagita 

TRIBUNBENGKULU.COM, BENGKULU SELATAN – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan melalui Dinas Sosial Bengkulu Selatan akan melakukan verifikasi dan validasi ulang data.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendata ulang Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang benar-benar layak menerima bantuan.

Pendataan akan dilakukan langsung oleh Dinsos Bengkulu Selatan agar tidak lagi terjadi kondisi masyarakat yang sudah dianggap mampu namun masih menerima bantuan.

Verifikasi dan Validasi Ulang Data KPM

Kepala Dinsos Bengkulu Selatan melalui Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin, Syariar, mengungkapkan bahwa selain melakukan pendataan, pihaknya juga akan melakukan pemasangan penanda di rumah KPM di setiap desa.

Penanda tersebut akan menjadi indikator bahwa rumah tersebut merupakan keluarga penerima manfaat.

Bagi masyarakat yang tidak ingin rumahnya dipasangi penanda, akan dianggap sudah mampu dan tidak layak menerima bantuan kembali.

Penandaan Menggunakan Cat Semprot Permanen

“Jadi pola yang kita terapkan nanti kita akan langsung ke rumah-rumah dengan menggunakan stiker yang berbeda. Yang biasanya stiker ditempel, nantinya akan kita ubah stiker dengan menggunakan cat filox supaya stiker ini permanen langsung ditempel di dinding penerima bantuan,” ujar Syariar kepada TribunBengkulu.com, Kamis (22/1/2026).

Syariar menambahkan, warna cat yang digunakan nantinya akan disesuaikan dengan warna dinding rumah yang dicat.

Hal tersebut dimaksudkan agar penanda tetap terlihat jelas oleh masyarakat sekitar.

“Dengan ini nantinya langsung kelihatan bahwa rumah tersebut merupakan penerima bantuan keluarga miskin,” ungkap Syariar.

Tulisan dan Logo pada Penanda Rumah

Sumber: Tribun Bengkulu
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved